⌂ Beranda News Pemerintah Perketat Pengawasan QR Code BBM Subsidi MyPertamina

Pemerintah Perketat Pengawasan QR Code BBM Subsidi MyPertamina

Pemerintah Perketat Pengawasan QR Code BBM Subsidi MyPertamina
QR Code MyPertamina untuk BBM subsidi
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) memperketat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak bersubsidi melalui sistem QR Code MyPertamina sepanjang tahun 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi energi tepat sasaran dan meminimalisasi praktik penyalahgunaan di lapangan.

>>> Thierry Henry Desak Arsenal Segera Datangkan Pemain Baru Usai Juara

Kebijakan tersebut mewajibkan setiap kendaraan roda empat yang ingin membeli Pertalite maupun Solar subsidi untuk terdaftar dalam program Subsidi Tepat.

Sistem secara otomatis akan menolak transaksi jika terdapat ketidaksesuaian data antara QR Code dan kendaraan saat pengisian di SPBU.

Kendaraan yang terbukti melanggar aturan tersebut bahkan terancam kehilangan hak akses pembelian BBM subsidi.

Pihak Pertamina terus menggencarkan sosialisasi berkala, salah satunya melalui pemasangan spanduk peringatan di berbagai SPBU wilayah Mimika guna menutup ruang bagi oknum tidak bertanggung jawab.

Langkah tegas ini diberlakukan setelah adanya temuan kasus kriminalitas di Merauke.

Kepolisian setempat menangkap seorang pelaku berinisial SA (40) yang menyita 225 liter Pertalite hasil pembelian ilegal di empat SPBU berbeda.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kalla mengimbau masyarakat untuk rutin mengganti atau melakukan reset kode digital tersebut secara berkala demi menjaga keamanan data konsumen.

>>> Wuling Pertahankan Penjualan Almaz di Tengah Peluncuran Eksion

"Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan, kami sudah memasang kampanye di SPBU agar konsumen yang memiliki kendaraan dengan barcode dapat melakukan reset secara rutin," ungkap Junaedi.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berencana meningkatkan kualitas teknologi pengawasan agar menjadi lebih dinamis.

"QR Code ini sekarang masih statis, nantinya akan dibuat dinamis.

Dengan sistem dinamis, tidak ada lagi potensi pemalsuan atau duplikasi yang dikembangkan oleh pihak tertentu menggunakan teknologi AI," jelas Wahyudi Anas, Kepala BPH Migas.

Masyarakat dapat mendaftar program Subsidi Tepat melalui tiga metode: aplikasi MyPertamina, situs resmi subsiditepat. mypertamina.

id, atau mendatangi booth pendaftaran di SPBU terdekat.

Berdasarkan Surat Keputusan BPH Migas Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2020, pembelian harian Solar subsidi dibatasi maksimal 60 liter untuk kendaraan pribadi, penumpang, atau barang roda empat.

>>> Iran Minta Izin FIFA untuk Pakai Ban Lengan Hitam di Piala Dunia 2026

Sementara itu, konsumen yang belum terdaftar hanya diberikan kuota 20 liter per hari.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru