⌂ Beranda News Kapolri Tegaskan Rekrutmen Taruna Akpol Bebas Kuota Khusus

Kapolri Tegaskan Rekrutmen Taruna Akpol Bebas Kuota Khusus

Kapolri Tegaskan Rekrutmen Taruna Akpol Bebas Kuota Khusus
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
A A Ukuran Teks16px

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa proses rekrutmen taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dilakukan secara transparan dan tanpa kuota khusus.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pembenahan internal institusi Polri untuk memberantas praktik titipan dari pihak luar.

>>> Anthony Ginting Tersingkir di Babak Pertama Australian Open 2026

"Saat ini kita terus melakukan perbaikan terhadap pengawasan rekrutmen Polri, khususnya Akpol," kata Jenderal Sigit dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kompolnas di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026).

Penolakan terhadap segala bentuk intervensi seleksi bertujuan untuk menjaga integritas reformasi struktural di tubuh kepolisian.

Jenderal Sigit menyatakan, pihaknya tidak dapat membantu meloloskan calon taruna jika ada permintaan khusus, demi menjaga komitmen untuk tidak adanya kuota khusus dari Kapolri.

Pengumuman kelulusan saat ini bersifat final dan tidak dapat diubah oleh siapapun.

Jenderal Sigit bahkan berkelakar mengenai permintaan yang masuk melalui pesan singkat, menunjukkan bahwa upaya transparansi terus dijaga.

Ia memilih menolak permintaan dari sejumlah pejabat hingga mantan pimpinan Polri demi membuktikan keseriusan pembenahan institusi kepada publik.

>>> AS Serang Pantai Iran Pasca Helikopter Apache Ditembak Jatuh

"Risikonya ya kita lebih baik dimarahi.

Tapi mudah-mudahan ini yang kita lakukan bukan karena kita tidak ingin bantu, tapi ini bagian dari upaya kita untuk ingin menunjukkan bahwa institusi Polri saat ini sedang berbenah untuk menjadi lebih baik," tutur Sigit.

Sementara itu, Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar menyatakan bahwa seleksi taruna menggunakan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) untuk menjamin kesetaraan hak semua peserta.

"Semua peserta memiliki kesempatan yang sama," kata Irjen Anwar.

Saat ini, tahapan seleksi nasional yang menggunakan sistem gugur ketat tersebut telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap kedua.

Irjen Anwar menegaskan, tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa, ataupun kuota tambahan.

>>> Harga Oli Motor Matik Juni 2026: Castrol dan Evalube Naik, Federal Oil & Shell Stabil

Pengawasan proses seleksi ketat ini melibatkan pihak internal dan eksternal untuk mengantisipasi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler nasional, tanpa adanya jalur lain atau kuota tambahan lainnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru