⌂ Beranda News Air Bersih PAM JAYA Mengalir ke Condet, Warga Rasakan Kualitas dan Hemat Biaya

Air Bersih PAM JAYA Mengalir ke Condet, Warga Rasakan Kualitas dan Hemat Biaya

Air Bersih PAM JAYA Mengalir ke Condet, Warga Rasakan Kualitas dan Hemat Biaya
Warga Condet tersenyum sambil memegang gelas berisi air bersih dari keran PAM JAYA
A A Ukuran Teks16px

Masyarakat di kawasan Condet, Jakarta Timur, kini menikmati layanan air minum perpipaan dari PAM JAYA.

Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kualitas air, tetapi juga secara signifikan mengurangi pengeluaran bulanan rumah tangga.

>>> Polisi Selidiki Penipuan Modus Buka Aura di Kalideres, Emas Korban Hilang

Salah seorang warga, Darkat, mengungkapkan kepuasannya terhadap air PAM yang jernih dan berbeda dari air sumur yang cenderung kuning di daerahnya.

Ia juga merasakan penghematan biaya.

"Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp400 sampai Rp450 ribu.

Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA karena sudah masuk ke lingkungan kami," ujar Darkat.

Manfaat serupa dirasakan oleh Siti Nur, warga Condet lainnya. Ia menyebutkan biaya air PAM hanya sekitar Rp50 ribu per bulan.

>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Nara, warga lainnya, merasakan dampak positif pada kenyamanan domestik dan kesehatan kulit setelah beralih ke air perpipaan.

"Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik," tuturnya.

Penyediaan jaringan air minum perpipaan di Condet merupakan bagian dari proyek infrastruktur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meskipun sempat menimbulkan kendala lalu lintas saat pengerjaan pipa, manfaat jangka panjang kini mulai dirasakan.

Ekspansi ini merupakan upaya PAM JAYA untuk mencapai target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di seluruh Jakarta pada tahun 2029.

>>> Pemprov Banten Bentuk Dinas SDA Baru untuk Fokus Atasi Banjir

Selain memastikan pasokan air bersih yang aman, program ini juga bertujuan menekan eksploitasi air tanah yang menjadi salah satu pemicu utama penurunan permukaan tanah di Jakarta.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru