⌂ Beranda News JD.com Luncurkan Layanan Ambulans Khusus Perbaikan Robot

JD.com Luncurkan Layanan Ambulans Khusus Perbaikan Robot

JD.com Luncurkan Layanan Ambulans Khusus Perbaikan Robot
Ilustrasi layanan ambulans khusus robot dari JD.com
A A Ukuran Teks16px

Marketplace asal China, JD. com, menghadirkan inovasi unik berupa layanan ambulans yang tidak ditujukan bagi manusia, melainkan khusus untuk robot.

Fasilitas bernama "Robot Ambulance" ini dirancang khusus guna menangani kebutuhan perawatan dan perbaikan robot purnajual.

>>> Mantan Diplomat Ungkap Mobil Dinas PM Inggris Kirim Data ke China

Perangkat yang dilayani mencakup jenis humanoid, robot berkaki empat, hingga robot pendamping berbasis kecerdasan buatan (AI companion).

Layanan ambulans robot ini untuk pertama kalinya beroperasi di Beijing, China.

Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa ketersediaan layanan tersebut akan diperluas secara bertahap ke lebih dari 50 kota utama di China dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Melalui fasilitas ini, para pemilik perangkat dapat memperoleh beragam jenis layanan purnajual.

Layanan tersebut meliputi perbaikan dasar, diagnosis kerusakan, penggantian baterai, pengisian daya, pengujian performa, perawatan rutin, hingga proses daur ulang.

JD menjelaskan bahwa kehadiran inovasi ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan industri robotik yang tengah berkembang pesat.

Langkah ini juga diambil untuk memperkuat infrastruktur layanan bagi robot yang kian masif digunakan di berbagai sektor.

Guna mengoptimalkan operasional tersebut, JD memperkenalkan standar pelayanan khusus yang dinamakan standar "120" untuk robot.

Aturan ini menetapkan komitmen waktu yang ketat demi menjaga efisiensi penanganan perangkat.

Standar tersebut menjanjikan respons awal dalam waktu satu menit setelah laporan kerusakan diterima.

Selanjutnya, teknisi dipastikan tiba di lokasi dalam waktu dua jam, dan seluruh proses perbaikan diselesaikan pada hari yang sama.

Ekspansi jaringan perbaikan ini tidak hanya berfokus di pasar domestik China, melainkan juga mulai merambah ke kancah internasional.

Saat ini, layanan perbaikan tersebut sudah dapat diakses di sejumlah negara Eropa, termasuk Inggris dan Jerman.

Dalam rencana jangka panjang, raksasa marketplace ini bakal melebarkan sayap operasionalnya ke wilayah Amerika Utara, Timur Tengah, hingga kawasan Asia Pasifik.

>>> Rupiah Melemah, Industri Pelayaran Nasional Tertekan Beban Operasional

Langkah ekspansi tersebut diharapkan mampu memangkas biaya operasional purnajual.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru