⌂ Beranda News Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera

Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera

Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera
Revitalisasi sekolah terdampak bencana di Sumatera
A A Ukuran Teks16px

Bahkan mungkin bisa lebih," ujarnya.

Volume penyerapan tenaga kerja di setiap daerah dipastikan bervariasi.

Faktor penentunya terletak pada tingkat kerusakan dan besaran dana bantuan yang diterima oleh masing-masing sekolah.

"With revitalisasi ini tidak hanya sekolahnya dibangun, tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan juga insyaallah menggerakkan ekonomi di masyarakat," tandas Mu'ti.

Realisasi Awal Proyek Revitalisasi di Bogor

Gerakan pembenahan ini diinisiasi melalui kolaborasi antara Kemendikdasmen bersama Kemenko PMK.

Kedua lembaga meresmikan dua sekolah dasar di Bogor yang menjadi proyek percontohan awal.

Fasilitas yang diresmikan adalah SDN 5 Cimahpar di Kota Bogor serta SDN 02 Leuwibatu di Kabupaten Bogor.

Kedua sekolah ini sudah mendapatkan kepastian bantuan sejak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Pihak panitia lokal mengelola langsung dana bantuan senilai Rp 2,6 miliar untuk SDN 5 Cimahpar.

Dana ini dipakai untuk menambah 5 ruang kelas baru, membenahi kelas lama, ruang administrasi, serta fasilitas UKS.

Sementara itu, pembangunan di SDN 02 Leuwibatu menghabiskan dana lebih besar untuk merombak ruang belajar siswa.

Infrastruktur sanitasi juga menjadi fokus pembenahan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SDN 02 Leuwibatu, Sudrajat, menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan bantuan Rp 3,5 miliar.

>>> Cara Menonton Piala Dunia 2026 Lewat MAXStream TV Telkomsel

Bantuan ini digunakan untuk membangun 12 ruang kelas baru dan sanitasi (toilet).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru