⌂ Beranda News Harga Emas Antam di Pegadaian 12 Juni 2026 Turun Rp 25.000 Per Gram

Harga Emas Antam di Pegadaian 12 Juni 2026 Turun Rp 25.000 Per Gram

Harga Emas Antam di Pegadaian 12 Juni 2026 Turun Rp 25.000 Per Gram
Harga emas Antam di Pegadaian turun
A A Ukuran Teks16px

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dijual di Pegadaian mengalami penurunan pada Jumat, 12 Juni 2026.

Mengutip data dari Money, harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp 2.797.000.

>>> Geely EX5 Siapkan Penyegaran Besar dengan Teknologi LiDAR dan Performa Ekstra

Angka ini turun Rp 25.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp 2.822.000 per gram.

Sementara itu, nilai buyback atau harga beli kembali untuk ukuran 1 gram ditetapkan sebesar Rp 2.482.000.

Pegadaian menyediakan berbagai ukuran emas batangan Antam, mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Penurunan harga terjadi pada seluruh lini ukuran yang dipasarkan hari ini.

Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 12 Juni 2026

  • 0,5 gram: harga jual Rp 1.451.000, buyback Rp 1.241.000
  • 1 gram: harga jual Rp 2.797.000, buyback Rp 2.482.000
  • 2 gram: harga jual Rp 5.531.000, buyback Rp 4.965.000
  • 3 gram: harga jual Rp 8.271.000, buyback Rp 7.447.000
  • 5 gram: harga jual Rp 13.749.000, buyback Rp 12.412.000
  • 10 gram: harga jual Rp 27.441.000, buyback Rp 24.825.000
  • 25 gram: harga jual Rp 68.471.000, buyback Rp 61.759.000
  • 50 gram: harga jual Rp 136.859.000, buyback Rp 123.519.000
  • 100 gram: harga jual Rp 273.637.000, buyback Rp 247.039.000

Koreksi harga domestik sejalan dengan pelemahan pasar global. Harga emas internasional bertahan di atas 4.100 dolar AS per ons.

Berdasarkan data Trading Economics pukul 09.59, harga emas dunia berada di level 4.191,75 dolar AS per ons, terkoreksi 0,50 persen.

Pelemahan terjadi setelah sebelumnya emas sempat melonjak lebih dari 3 persen akibat eskalasi militer AS ke Iran pada Kamis (11/6/2026).

>>> Putri Raja Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia Setelah Koma Tiga Tahun

Namun, situasi berubah setelah adanya sinyal positif mengenai potensi kesepakatan damai antara kedua negara.

Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa kesepakatan dapat dicapai akhir pekan ini, sehingga rencana serangan lanjutan ditunda.

Kantor berita Fars melaporkan bahwa Teheran membuka peluang menerima kesepakatan, meskipun draf final belum dirampungkan.

Redanya tensi geopolitik mengurangi minat investor terhadap aset safe haven.

Di saat bersamaan, Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga acuan untuk meredam inflasi tahun 2026 dan 2027.

Data dari AS juga menunjukkan kenaikan harga produsen tahunan sebesar 6,5 persen pada Mei 2026 akibat gejolak sektor energi.

>>> Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Perberat Beban APBN

Hal ini memperkuat sinyal bahwa Federal Reserve berpotensi mengerek suku bunga tahun ini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru