⌂ Beranda News Kenaikan Harga BBM Dorong Peralihan ke Sepeda Motor

Kenaikan Harga BBM Dorong Peralihan ke Sepeda Motor

Kenaikan Harga BBM Dorong Peralihan ke Sepeda Motor
Sepeda motor di jalan raya
A A Ukuran Teks16px

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diproyeksikan mengubah kebiasaan konsumsi masyarakat dalam bertransportasi.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melihat situasi ini dapat memicu pemilik mobil beralih menggunakan sepeda motor untuk memangkas pengeluaran harian.

>>> Harga Emas Antam di Pegadaian 12 Juni 2026 Turun Rp 25.000 Per Gram

Chief Area DDS 1 Jakarta PT YIMM, Sentosa Tampomas, menyatakan minat masyarakat terhadap sepeda motor masih menunjukkan pergerakan positif.

Menurut Sentosa, kendaraan roda dua tetap menjadi opsi utama publik untuk mobilitas sehari-hari.

"Secara permintaan motor kami masih dapat respons dari konsumen cukup antusias. Mobilisasi konsumen terutama komuter yang sehari-hari pakai motor masih tetap mengandalkan motor," ujar Sentosa.

Di sisi lain, antrean kendaraan yang ingin mengisi Biosolar tampak mengular di SPBU Jalan Dr. Sutomo, Padang, pada Senin, 20 April 2026, akibat lonjakan pengguna setelah kenaikan harga BBM non-subsidi.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memanfaatkan momen komersial dengan meluncurkan Yamaha MX King 150 edisi Prima Pramac livery di Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Sentosa memaparkan bahwa penyesuaian harga BBM memaksa sebagian warga mengkalkulasi ulang anggaran transportasi mereka.

Dalam situasi ekonomi saat ini, sepeda motor dipandang sebagai moda transportasi yang jauh lebih ekonomis ketimbang kendaraan roda empat.

>>> Geely EX5 Siapkan Penyegaran Besar dengan Teknologi LiDAR dan Performa Ekstra

"Ditambah lagi konsumen yang sekarang mulai berhitung, mungkin sebelumnya pakai kendaraan roda empat sekarang beralih ke roda dua.

Jadi kami tetap optimis penjualan motor di Indonesia khususnya di Jakarta masih sangat prospektif," kata Sentosa.

Faktor penghematan pengeluaran menjadi poin krusial bagi masyarakat ketika memilih jenis transportasi di tengah tekanan ekonomi.

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah

Bukan cuma perkara BBM, Sentosa menyebut dinamika ekonomi lain seperti fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS ikut menjadi perhatian masyarakat karena berimbas pada biaya hidup.

"Ada konsumen yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara mengefisiensikan anggaran yang mereka punya," ujar Sentosa.

"Selain bahan bakar naik, nilai kurs dolar dan rupiah juga makin tinggi. Makanya konsumen berhitung ulang bagaimana mengefisiensikan dana yang mereka punya untuk keperluan sehari-hari," kata dia.

Melihat tren tersebut, Yamaha meyakini pasar sepeda motor domestik masih memegang potensi serta prospek yang kuat.

>>> Putri Raja Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia Setelah Koma Tiga Tahun

Selain biaya operasional yang lebih ramah di kantong, sepeda motor diposisikan sebagai solusi utama masyarakat urban untuk mobilitas yang cepat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru