⌂ Beranda News Unilever Indonesia Lakukan Transformasi Struktural Agresif, Ini Kata Analis

Unilever Indonesia Lakukan Transformasi Struktural Agresif, Ini Kata Analis

Unilever Indonesia Lakukan Transformasi Struktural Agresif, Ini Kata Analis
Kantor Pusat Unilever Indonesia
A A Ukuran Teks16px

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tengah menjalani transformasi struktural agresif di tengah pergerakan sektor konsumer domestik yang defensif.

Langkah ini digerakkan oleh program global induk usahanya, Unilever Plc, melalui Growth Action Plan (GAP).

>>> Harga Emas Pegadaian 12 Juni 2026 Naik untuk Galeri 24, Antam, dan UBS

Investment Specialist PT Bahana Sekuritas mengungkapkan empat poin fundamental utama yang membuat UNVR layak dipantau. Pertama, UNVR dinilai sebagai satu-satunya play reorganisasi di Indonesia.

Play reorganisasi merujuk pada strategi investasi di perusahaan yang melakukan perombakan besar-besaran.

Berbeda dengan emiten konsumer lainnya, UNVR menjalankan mandat pemangkasan merek non-inti (brand pruning) untuk fokus pada produk margin tinggi.

"Asimetri kebijakan ini berpotensi besar mendorong kenaikan valuasi (re-rating) di pasar," ujar analis tersebut dalam risetnya, Jumat (12/6/2026).

Kedua, UNVR tengah bersiap memisahkan divisi makanan (foods separation). Divisi ini mencakup dua merek besar, Bango dan Royco, yang berkontribusi sekitar 27 persen terhadap total pendapatan.

"Langkah ini sejalan dengan merger divisi makanan global mereka dengan McCormick senilai 44,8 miliar dollar AS," imbuh analisis yang sama.

Ketiga, UNVR berpotensi membagikan dividen spesial 100 persen. Manajemen berkomitmen mengembalikan dana hasil penjualan divisi Ice Cream dan Sariwangi secara utuh kepada pemegang saham.

"Ke depan, dengan proyeksi dividend payout ratio sebesar 100 persen untuk periode 2026–2028, investor berpotensi mengamankan forward dividend yield yang sangat menarik," tulis analisis itu.

>>> IHSG 12 Juni 2026 Menguat ke Level 6.043,55, Ditopang Saham Perbankan

Keempat, UNVR memiliki dua jalur likuidasi nilai wajar.

Jika manajemen mengeksekusi divestasi tunai langsung, target harga berbasis Sum on the Parts (SOTP) berada di level Rp 2.000.

Namun, jika UNVR menggunakan skema demerger atau spin-off menjadi entitas murni tercatat, efisiensi pajak dapat menaikkan target harga ke level Rp 2.100.

Bahana Sekuritas memberikan rekomendasi BUY untuk saham UNVR dengan target price Rp 2.000-2.100.

Sebagai informasi, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih Rp 31,9 triliun sepanjang 2025.

Laba bersih tercatat Rp 3,5 triliun dari operasi yang dilanjutkan, tidak termasuk kontribusi bisnis Es Krim dan Teh SariWangi.

UNVR juga memutuskan membagikan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (4/6/2026).

Investor yang ingin menikmati dividen jumbo UNVR harus bersiap.

>>> Tecno Pova 8 Resmi di India: Baterai 8.000 mAh dan Layar Interaktif

Kesempatan terakhir membeli saham UNVR di pasar reguler dan negosiasi agar berhak atas dividen final Rp 114 per saham adalah Jumat (12/6/2026).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru