Timnas Indonesia U-19 gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19 2026 setelah kalah 0-1 dari Australia U-19 dalam laga semifinal di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB.
Gol tunggal Australia dicetak oleh Marcus Edward Neil pada menit ke-89.
>>> Bukalapak Tunjuk Mantan Kapolri Sutarman sebagai Komisaris Utama
Awalnya, asisten wasit mengangkat bendera tanda offside, namun setelah pengecekan VAR, wasit Bainazarov Alimardon asal Kirgistan mengesahkan gol tersebut.
Dengan sisa waktu yang sangat minim, Timnas Indonesia U-19 tidak mampu menyamakan kedudukan. Pengamat sepak bola Gusnul Yakin menilai para pemain sudah berusaha maksimal.
"Memang sangat sakit kalah dengan cara seperti itu. Setelah semua pemain berjuang untuk mengalahkan Australia U-19.
Saya nilai Timnas Indonesia U-19 tetap punya nilai plus," ujar Gusnul Yakin.
Sisi Positif dan Evaluasi
Gusnul Yakin menyoroti semangat dan fisik tangguh yang ditunjukkan pemain Indonesia. Menurutnya, dua modal itu membuat Indonesia tidak menjadi bulan-bulanan lawan sejak awal.
Ia juga memuji sistem pertahanan racikan Nova Arianto yang berjalan baik. Australia baru bisa mencetak gol di menit akhir.
>>> 7 Detail Gaya Siraman Jennifer Coppen yang Mencuri Perhatian
Namun, lini tengah kurang berfungsi sehingga pemain belakang sering langsung mengirim bola ke depan.
"Umpan panjang itu tak akurat, sehingga bola balik lagi ke area permainan Timnas Indonesia U-19," jelas Gusnul.
Gusnul menilai Australia U-19 bermain lebih dewasa dan disiplin. Mereka berhasil mematikan lini tengah Indonesia.
Kegagalan ini harus dievaluasi untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-19 2027 di Laos pada 31 Agustus-6 September.
Di fase grup, Indonesia akan bertemu lagi dengan Australia, serta Laos dan Malaysia.
>>> Meksiko dan Korea Selatan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
"Ini pelajaran berharga. Kita masih ada waktu berbenah, terutama menjaga konsistensi dan kreatif dalam permainan," tutup Gusnul.