⌂ Beranda News Chandra Asri dan UNTIRTA Edukasi Pemilahan Sampah di Kampus

Chandra Asri dan UNTIRTA Edukasi Pemilahan Sampah di Kampus

Chandra Asri dan UNTIRTA Edukasi Pemilahan Sampah di Kampus
Mahasiswa UNTIRTA memilah sampah dalam program Jejak Asri On The Move
A A Ukuran Teks16px

PT Chandra Asri Pacific Tbk melalui kampanye Indonesia Asri bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) meluncurkan program Jejak Asri On The Move di lingkungan kampus pada Jumat (12/6/2026).

Inisiatif ini digulirkan untuk mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

>>> Yulfiati Ardini Raih Gelar Sarjana Kebidanan di Usia 71 Tahun

Kolaborasi Ekonomi Sirkular

Program mengusung tema 'Kolaborasi Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan' yang direalisasikan lewat diskusi interaktif.

Para peserta juga melakukan aksi operasi semut dengan mengumpulkan serta memisahkan sampah secara langsung di area universitas.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa penanganan persoalan sampah memerlukan sinergi yang kokoh dari berbagai elemen masyarakat.

Keterlibatan sektor pendidikan dan generasi muda dianggap krusial untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan.

"Chandra Asri Group percaya bahwa tantangan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, industri, komunitas, hingga generasi muda," jelas Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan.

"Melalui Jejak Asri, kami ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mengambil peran sebagai agen perubahan dalam mendorong ekonomi sirkular dan praktik keberlanjutan di kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Kegiatan nyata di lapangan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan baru di kalangan civitas akademika.

Perubahan perilaku tersebut diarahkan untuk mendukung kelestarian lingkungan kampus dalam jangka panjang.

"Melalui kombinasi edukasi dan aksi nyata, Jejak Asri On The Move diharapkan dapat memperkuat budaya pemilahan sampah di lingkungan kampus sekaligus mendorong lahirnya berbagai inisiatif keberlanjutan yang dipelopori oleh generasi muda," ujar Chrysanthi Tarigan.

>>> Lenovo Luncurkan Yoga Earbuds dengan Fitur Dual Device Connectivity

Manajemen universitas menyambut baik kolaborasi ini karena dinilai sejalan dengan visi lembaga.

Program tersebut mendukung realisasi konsep kampus hijau melalui optimalisasi sarana pengelolaan limbah yang sudah disediakan.

"Kami meyakini bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan," ungkap Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNTIRTA, Deden Hery Hermawan.

"Kolaborasi dengan Chandra Asri Group menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat budaya keberlanjutan dan mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya," lanjutnya.

Infrastruktur penunjang lingkungan di universitas ini terus dikembangkan untuk mendukung target capaian global.

Meski demikian, kesadaran dari seluruh warga kampus tetap menjadi faktor penentu utama keberhasilan program.

"Saat ini, UNTIRTA menempati peringkat ke-15 nasional dan peringkat ke-87 dunia dalam pemeringkatan Green Campus," pungkas Guru Besar Konservasi Alam UNTIRTA, Prof. Suroso Mukti Leksono.

"Pencapaian tersebut didukung oleh berbagai program keberlanjutan, mulai dari pemanfaatan energi terbarukan melalui PLTS atap, penyediaan fasilitas pemilahan dan daur ulang sampah, hingga berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan lainnya.

>>> MRT Jakarta Tutup Sejumlah Pintu Masuk Stasiun Imbas Demo Mahasiswa

Namun, keberhasilan Green Campus tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, melainkan juga partisipasi aktif seluruh civitas akademika dalam menerapkan perilaku yang berkelanjutan," tutupnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru