PT Nusantara Quantum Intelligence (NQI) menjalin kolaborasi strategis dengan StarWiz Technology Co., Ltd., perusahaan deep-tech asal Beijing, Tiongkok.
Kemitraan ini bertujuan untuk mengakselerasi pengembangan teknologi masa depan di Indonesia, khususnya dalam penguatan ekosistem satelit radar (Synthetic Aperture Radar/SAR), fotonik, dan komputasi kuantum.
>>> PT Timah Bagikan Dividen Rp 656,8 Miliar untuk Tahun Buku 2025
Penandatanganan kesepakatan senilai multi-juta dolar AS ini dipimpin langsung oleh CEO sekaligus Founder NQI, Walter Kaminski, di Beijing.
Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan global terkait ketersediaan data pemantauan bumi yang cepat dan presisi, serta didukung sistem keamanan siber yang berlapis.
Dalam kerja sama ini, StarWiz Technology akan menyumbangkan keahliannya dalam pengembangan perangkat lunak mutakhir, platform Kecerdasan Buatan (AI), serta cloud & edge computing berskala besar.
Sementara itu, NQI akan memperkuat sektor teknologi fotonik untuk komputasi cepat dan ekosistem satelit radar untuk pemantauan bumi secara real-time.
Solusi Pemantauan dan Analitik Akurat
Walter Kaminski menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan akselerasi nyata bagi visi besar NQI.
"Dengan menyatukan teknologi kuantum dan ekosistem satelit radar, kami siap menghadirkan solusi pemantauan dan analitik yang jauh lebih akurat bagi sektor pemerintahan, pertahanan sipil, hingga industri komersial di Indonesia dan Asia Tenggara," ujarnya.
Chairman StarWiz Technology, Lei Bin, menambahkan bahwa kemitraan ini melampaui integrasi sistem konvensional.
>>> Alisson Becker Puji Ketenangan dan Dampak Positif Carlo Ancelotti
Kolaborasi ini menjadi ruang bersama untuk mempercepat komersialisasi teknologi di pasar internasional sekaligus mendorong transfer pengetahuan.
Sinergi ini diproyeksikan membawa dampak positif bagi ekosistem digital dan kedaulatan data di Indonesia.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi talenta teknologi domestik untuk menguasai teknologi kuantum dan satelit melalui program pelatihan intensif.
Kombinasi teknologi radar dan AI akan diaplikasikan untuk pengawasan wilayah maritim, sistem pertanian presisi, hingga deteksi dini bencana alam.
Aspek keamanan data juga menjadi prioritas melalui integrasi praktik enkripsi data termutakhir.
Tahap awal kolaborasi akan diwujudkan melalui proyek percontohan integrasi fotonik dan pemrosesan data Synthetic Aperture Radar (SAR).
>>> KAI Tawarkan Tiket Go Show Murah Juni 2026 dari Jogja dan Solo
Selanjutnya, NQI dan StarWiz Technology akan menyusun roadmap produk bersama untuk ekspansi ke pasar regional Asia Tenggara, serta menjadwalkan uji coba lapangan sebelum solusi ini dirilis ke pasar luas.