Polsek Pangkalan Kuras mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram 12 hektare lahan jagung di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Langkah ini dilakukan pada Jumat (12/6/2026) untuk mencegah gagal panen akibat kemarau.
>>> Barcelona Resmi Rekrut Anthony Gordon dari Newcastle Senilai 80 Juta Euro
Wilayah tersebut telah dilanda kekeringan tanpa hujan selama dua pekan terakhir.
Daun tanaman jagung mulai menggulung karena kekurangan air.
Prioritas penyiraman diberikan pada tanaman jagung kuartal I yang sudah bertongkol dan kuartal II yang berusia satu bulan.
Penyiraman direncanakan diulang pada hari berikutnya untuk menjaga kelembaban tanah hingga curah hujan kembali normal.
Lahan yang terdampak merupakan area garapan kelompok tani binaan Polsek Pangkalan Kuras.
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi, menyatakan langkah cepat ini dilakukan agar pertumbuhan jagung tetap optimal di tengah minimnya curah hujan.
>>> Polisi Tangkap Pengusaha Showroom Mobil Bekas di Ciputat Timur
Pihak kepolisian bersama tim pemadam kebakaran berkomitmen mengawal ketersediaan pasokan air selama musim kemarau.
"Karena saat ini belum hujan, Damkar dan Polsek hadir menurunkan air untuk jagung," kata Kompol Rinaldi dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Jika aksi penyelamatan berjalan lancar, komoditas jagung di wilayah tersebut diproyeksikan siap panen pada Juli hingga September 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional.
"Jagung ini bagian dari program swasembada pangan nasional, tidak boleh layu karena kemarau. Saya instruksikan Bhabinkamtibmas dan KUD koordinasi dengan Damkar agar penyiraman rutin jalan.
>>> The Trans Luxury Hotel Bandung Sediakan Paket Liburan Sekolah Spesial
Dengan semangat 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah', kita kawal dari tanam sampai panen. Petani tenang, pangan aman, itu tujuan kita," ujar Kompol Rinaldi.