Polsek Pangkalan Kuras mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram 12 hektare lahan jagung di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Langkah ini dilakukan pada Jumat (12/6/2026) karena wilayah tersebut sudah tidak diguyur hujan selama dua pekan terakhir.
>>> Kementerian PU Luncurkan Buku 'Menjawab Mandat' untuk Dokumentasi Infrastruktur
Kondisi kekeringan membuat daun-daun tanaman jagung mulai menggulung dan terancam gagal panen.
Penyiraman intensif difokuskan pada tanaman jagung kuartal I yang telah bertongkol dan kuartal II yang berumur satu bulan.
Tujuannya agar tanaman tidak mengalami stres air dan pertumbuhannya tetap optimal.
Lahan yang terdampak merupakan wilayah garapan kelompok tani binaan kepolisian setempat.
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi Parlindungan, mengatakan langkah cepat ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan jagung di tengah minimnya curah hujan.
Pihak kepolisian menjadwalkan penyiraman ulang pada hari berikutnya demi menjaga kelembaban tanah.
>>> Jadwal Piala Dunia 14 Juni 2026: Brasil vs Maroko Jadi Laga Puncak
Upaya ini akan terus dilakukan secara berkala sampai intensitas curah hujan kembali normal.
Tanaman jagung di kawasan tersebut diproyeksikan memasuki masa panen pada periode Juli hingga September 2026 jika pasokan air terjaga.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
Kompol Rinaldi menegaskan jagung merupakan bagian dari program swasembada pangan nasional yang tidak boleh layu akibat kemarau.
Ia menginstruksikan Bhabinkamtibmas dan KUD untuk berkoordinasi dengan Damkar agar penyiraman rutin berjalan.
>>> Transmart Gelar Full Day Sale Minggu Ini, Diskon Peralatan Dapur Melimpah
Dengan semangat 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah', kepolisian mengawal dari tanam sampai panen demi petani tenang dan pangan aman.