Alrasyid Indo Racing (AIRacing) kembali membuktikan komitmennya dalam menempa talenta muda balap motor tanah air.
Tim yang berdiri sejak 2021 ini sukses menorehkan prestasi gemilang pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix 2026 Jawa Tengah Putaran 2 Region B.
>>> Haris Rusly Moti Kritik Narasi 'Indonesia Gelap' dan Gerakan Sosial Anomali
Tim bentukan mantan pembalap nasional Rachmat Alrasyid ini tampil memukau di Sirkuit Gokart Boyolali pada 13-14 Juni 2026.
Kompetisi ini menjadi panggung pembuktian bagi program pembinaan berkelanjutan yang mereka usung.
Pendiri AIRacing, Rachmat Alrasyid atau yang akrab disapa Acid, merupakan sosok berpengalaman di kancah roda dua sejak era 1990-an hingga 2000-an.
Ia mendirikan tim ini sebagai jembatan bagi para pembalap belia untuk menembus kompetisi tingkat internasional.
Langkah pembinaan tersebut diwujudkan lewat penciptaan Alrasyid SND AP10.
Motor balap kategori Mini Moto Sport ini dirancang secara khusus untuk mengakomodasi pembalap berusia 8 sampai 16 tahun.
Menurut Acid, pengenalan dan pembiasaan menunggangi motor sport mini sejak usia dini menjadi modal krusial sebelum para pembalap muda melangkah ke jenjang kelas kompetisi yang lebih tinggi.
"Kami sangat senang, mendukung penuh tentunya dan bangga, semoga bisa membantu bibit-bibit pembalap muda indonesia bersaing di kancah balap motor internasional," ujar Rachmat Alrasyid alias Acid, Pimpinan Utama Alrasyid Indo Racing, dalam keterangan resmi (14/6/2026).
Guna memperkuat visi tersebut, AIRacing bersinergi dengan Rapid Poppy, mantan pembalap roadrace nasional yang memiliki kesamaan pandangan. Kolaborasi strategis ini melahirkan ikatan baru bernama AIR OCK Racing Team.
Tim kolaborasi ini memplot pembalap belia Samarotungga Kaligis sebagai ujung tombak untuk menguji ketangguhan motor AP10.
>>> ASDP Tawarkan Diskon Tiket Hingga 100% Jelang Libur Sekolah
Pembalap bernomor start #77 tersebut turun di kelas Mini Moto Sport 150cc kategori usia 9-12 tahun.
Ketangguhan performa motor AP10 langsung terbukti sejak balapan pertama dimulai.
Samarotungga Kaligis sukses mengamankan posisi pertama (P1) setelah menyelesaikan balapan dengan catatan waktu total 13 menit 49,181 detik.