⌂ Beranda News Pemprov DKI Hemat Rp108 Juta Lewat Aksi Hemat Listrik Kurangi Emisi

Pemprov DKI Hemat Rp108 Juta Lewat Aksi Hemat Listrik Kurangi Emisi

Pemprov DKI Hemat Rp108 Juta Lewat Aksi Hemat Listrik Kurangi Emisi
Suasana Bundaran HI saat lampu dipadamkan
A A Ukuran Teks16px

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berhasil menekan biaya penggunaan listrik hingga Rp108.693.752 melalui aksi pemadaman lampu serentak di sejumlah wilayah ibu kota pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Langkah ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.

>>> Prabowo Evaluasi Capaian Investasi Internasional Bersama Kabinet Merah Putih

Pemadaman lampu yang berlangsung selama satu jam, dari pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, menyasar beberapa titik strategis dan ikon Jakarta.

Lokasi tersebut meliputi Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pemuda, Patung Jenderal Sudirman, hingga kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

Aksi ini diklaim menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendorong budaya hemat energi sekaligus mengajak masyarakat menekan emisi gas rumah kaca.

Berdasarkan data PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), aksi tersebut berhasil menekan emisi karbon hingga 60,14 ton CO2e.

Selain itu, konsumsi listrik berhasil dihemat sebesar 75,18 MWh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan secara berkala ini mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu.

Instruksi tersebut bertujuan untuk penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.

Dudi Gardesi menekankan bahwa pemadaman lampu selama 60 menit bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bahwa langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

Ia menambahkan, dari kebiasaan kecil, masyarakat dapat menciptakan perubahan besar untuk Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan.

>>> Malaga Tahan Imbang Almeria 0-0 di Leg Pertama Final Promosi

Partisipasi aktif dari berbagai elemen dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pengurangan konsumsi energi dalam aksi tersebut.

Capaian pengurangan emisi menunjukkan bahwa perubahan perilaku dalam penggunaan energi dapat memberikan hasil yang terukur apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengapresiasi keterlibatan seluruh lapisan masyarakat yang mendukung jalannya aksi pemadaman.

Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi bersama, mulai dari pengelola gedung, pelaku usaha, komunitas, hingga warga yang ikut mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan.

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong agar perilaku hemat energi ini bertransformasi menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat di rumah maupun tempat kerja melalui tindakan-tindakan taktis.

Dudi Gardesi menambahkan, ketika jutaan warga melakukan langkah kecil yang sama secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta.

Menjaga bumi dan udara yang lebih bersih bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh masyarakat.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Sabtu (13/6/2026), lampu jalan di sekeliling Bundaran HI, sorotan lampu ikon Monumen Selamat Datang, serta sejumlah papan iklan elektronik atau videotron dinonaktifkan sejenak.

>>> PSG dan AS Roma Bidik Crysencio Summerville Pasca Degradasi West Ham

Kawasan tersebut tampak lebih sunyi dari cahaya selama aksi berlangsung.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru