⌂ Beranda News Ahli Gizi Ungkap Cara Tepat Konsumsi Vitamin E agar Terserap Optimal

Ahli Gizi Ungkap Cara Tepat Konsumsi Vitamin E agar Terserap Optimal

Ahli Gizi Ungkap Cara Tepat Konsumsi Vitamin E agar Terserap Optimal
Suplemen vitamin E bersama makanan mengandung lemak sehat
A A Ukuran Teks16px

Banyak orang mengonsumsi vitamin E untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, perdebatan mengenai waktu terbaik meminumnya sering muncul.

Efektivitas vitamin E ternyata lebih dipengaruhi oleh cara konsumsi dibandingkan jam minum. Tubuh menyerap nutrisi ini lebih optimal jika dikonsumsi dengan metode tepat.

>>> ASDP Siapkan Layanan Penyeberangan Jelang Libur Sekolah

Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang berfungsi sebagai antioksidan alami di kulit. Nutrisi ini melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Seiring bertambahnya usia, paparan polusi dan sinar UV menurunkan kadar vitamin E alami pada kulit. Hal ini mendorong integrasi vitamin E ke dalam produk perawatan kulit dan suplemen.

Namun, penelitian lebih mendukung penggunaan vitamin E secara topikal dibandingkan oral. Bukti manfaat suplemen oral untuk kulit masih terbatas.

Komposisi Makanan Lebih Penting daripada Waktu Konsumsi

Ahli gizi Johannah Katz menyatakan belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keuntungan minum vitamin E di pagi atau malam hari.

"Komposisi makanan jauh lebih penting," ujarnya.

Vitamin E dapat diminum kapan saja sesuai kenyamanan. Namun, ada aspek krusial yang harus diperhatikan.

Ahli gizi Rachael Ajmera menjelaskan bahwa penyerapan vitamin E memerlukan bantuan lemak karena sifatnya yang larut dalam lemak.

Saluran pencernaan melepaskan empedu dan enzim saat ada lemak masuk.

>>> Polsek Berastagi Tangkap Dua Pelaku Pungli Wisatawan Air Panas Doulu

"Vitamin E idealnya dikonsumsi bersama makanan atau camilan mengandung lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, atau biji-bijian," ujar Ajmera.

Mengonsumsi vitamin E saat sarapan hanya kopi dan roti tawar dinilai kurang efektif. Manfaatnya akan berbeda jika dikonsumsi bersama menu kaya lemak sehat.

Kebutuhan Suplemen dan Sumber Alami dari Makanan

Mayoritas orang dewasa sehat tidak terlalu membutuhkan suplemen tambahan untuk kesehatan kulit. Pola makan seimbang umumnya mencukupi kebutuhan vitamin E harian.

Kebutuhan suplemen lebih mendesak bagi orang dengan kondisi medis tertentu, seperti kekurangan vitamin E atau gangguan penyerapan lemak.

Penggunaan suplemen sebaiknya berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan.

Pemenuhan nutrisi bisa dialihkan melalui konsumsi makanan berprotein dan berserat tinggi.

Sumber makanan kaya vitamin E meliputi biji bunga matahari, almond, selai kacang, kacang tanah, minyak bunga matahari, minyak safflower, hazelnut, dan bayam.

Masyarakat bisa menaburkan biji bunga matahari ke salad atau menjadikan almond panggang sebagai camilan. Menggunakan minyak nabati saat memasak juga membantu.

>>> Ruben Amorim Sepakati Kontrak Baru sebagai Pelatih AC Milan

Memprioritaskan pola makan bergizi tetap strategi utama menjaga kesehatan kulit. Saat meminum suplemen vitamin E, pastikan ada asupan lemak sehat pendamping.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru