AMD meluncurkan kampanye iklan baru untuk lini laptop Ryzen mereka, secara spesifik menyindir keterbatasan MacBook Neo dalam bermain game.
Produsen chip tersebut menyoroti bahwa laptop budget Apple hanya mampu menjalankan segelintir game PC populer secara native.
>>> Merlin si Bebek Berkostum Timnas Meksiko Viral di Piala Dunia 2026
Strategi ini diambil untuk membidik titik terlemah ekosistem Apple di sektor gaming.
Perbandingan dengan HP OmniBook X Flip
AMD membandingkan HP OmniBook X Flip yang ditenagai prosesor Ryzen 5 220 dengan MacBook Neo yang menggunakan chip Apple A18 Pro.
Mereka mengeklaim arsitektur x86 memberikan akses terbuka ke pustaka game di Steam, Epic Games, dan PC Game Pass.
AMD juga menjanjikan pengalaman bermain dengan frame rate tinggi dan grafis tingkat lanjut tanpa aplikasi pihak ketiga.
Mereka menekankan bahwa hanya 5 dari 20 game PC teratas yang dapat berjalan secara native di MacBook Neo.
Selain itu, AMD menyandingkan kapasitas penyimpanan awal MacBook Neo sebesar 256GB dengan HP OmniBook yang menawarkan 512GB.
Mereka juga menyindir ketiadaan layar sentuh 2-in-1 serta keterbatasan port konektivitas pada perangkat Apple.
Dari segi performa, AMD mengeklaim prosesor Ryzen memiliki kemampuan multitasking 57 persen lebih baik.
>>> Kelas Menengah Tertekan, Ekonom Senior Peringatkan Krisis Paradigma
Kecepatan rendering konten diklaim 38 persen lebih cepat dengan koneksi WiFi hingga dua kali lipat lebih kencang.
Meskipun HP OmniBook X Flip yang dijual mulai harga USD 999 memiliki keunggulan spesifikasi di atas kertas, perbandingan ini dianggap kurang tepat.
Konsumen pada umumnya tidak membeli MacBook seri budget dengan tujuan utama bermain game PC AAA.
Komparasi tersebut dinilai hanya memaparkan perbedaan mendasar antara Windows dan macOS yang sudah dipahami konsumen.
Klaim mengenai GPU Radeon 740M pada Ryzen 5 220 yang mampu menghadirkan grafis tingkat lanjut juga dianggap berlebihan.
Pada praktiknya, GPU terintegrasi itu hanya nyaman untuk judul game yang ramah spesifikasi.
Pengguna bahkan sering kali harus menurunkan pengaturan ke tingkat terendah pada resolusi 1080p.
Di sisi lain, MacBook Neo mencatatkan performa yang mengejutkan saat menjalankan beberapa game PC meskipun memiliki keterbatasan.
>>> Pilihan SUV Rp 300 Jutaan Membludak Jelang Libur Sekolah
Laptop ini diluncurkan dengan harga awal USD 599 dan telah terjual sebanyak 1,1 juta unit dalam waktu kurang dari sebulan.
