⌂ Beranda News Pertamina Patra Niaga Jaga Mutu BBM Lewat Pengelolaan Impurities

Pertamina Patra Niaga Jaga Mutu BBM Lewat Pengelolaan Impurities

Pertamina Patra Niaga Jaga Mutu BBM Lewat Pengelolaan Impurities
Pertamina Patra Niaga menjaga mutu BBM melalui pengelolaan impurities
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) memiliki kualitas seragam sesuai standar.

Pengawasan ketat diterapkan mulai dari pengolahan di kilang, pengujian laboratorium, hingga proses distribusi.

>>> Vinicius Junior Keluhkan Cuaca Panas Usai Brasil Ditahan Imbang Maroko

Salah satu metode menjaga mutu adalah pengelolaan impurities.

Langkah ini mereduksi zat pengotor alami yang terbawa dalam minyak mentah, seperti sulfur, garam, asam naftenat, nitrogen, serta logam berat nikel, vanadium, dan merkuri.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan proses ini mencegah kontaminasi yang dapat menghambat kinerja kilang.

Dengan demikian, produk kilang tetap terjaga kualitasnya.

Tiga Tahapan Pengelolaan Impurities

Manajemen pengelolaan impurities di enam kilang Pertamina Patra Niaga dilaksanakan melalui tiga tahapan utama.

Tahap pertama menjaga fleksibilitas operasi kilang melalui seleksi dan pencampuran minyak mentah menggunakan Crude Acceptance Matrix (CAM) serta blending.

Tahap kedua melibatkan proses pre-treatment dan chemical treatment untuk menurunkan kadar air, garam, sulfur, nitrogen, dan logam berat.

Proses ini didukung teknologi desalter, hydrotreating, dan injeksi bahan kimia pelindung korosi.

>>> Polisi Tangkap Tiga Pelaku Tawuran Maut di Jalan Sholeh Iskandar Bogor

Tahap akhir berfokus pada asset integrity dan reliability untuk memastikan kilang beroperasi secara aman. Langkah ini diterapkan melalui penggunaan material anti-korosi, inspeksi berkala, serta pemeliharaan rutin.

Hasil dari tiga tahapan tersebut adalah BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Dengan pengelolaan impurities, kilang mampu menghasilkan BBM standar Euro 4 yang kandungan sulfurnya lebih rendah, seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex.

Penerapan standar Euro 4 membuat mesin kendaraan lebih awet akibat minimnya korosi. Efisiensi pembakaran yang dihasilkan juga membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat.

Produk berstandar Euro 4 dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah.

Hal tersebut berkontribusi mengurangi polusi udara sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.

Roberth menambahkan, pengelolaan impurities tak hanya menjaga keandalan kilang, tetapi juga memberikan konsumen pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

>>> Lion Air Buka Penerbangan Langsung Banjarmasin-Kuala Lumpur Mulai 29 Juni 2026

Upaya ini menjadi fondasi komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan energi nasional yang berkelanjutan dan berkualitas prima.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru