Kapten tim nasional Belanda, Virgil van Dijk, melayangkan kritik terhadap kebijakan jeda minum atau hydration breaks yang diterapkan FIFA di Piala Dunia 2026.
Menurut Van Dijk, aturan yang mengizinkan pemain berhenti selama tiga menit setiap babak untuk minum ini lebih mengutamakan kepentingan komersial, terutama penayangan iklan televisi.
>>> IHSG dan Rupiah Menguat Berkat Pulihnya Kepercayaan Investor Lokal
Ia menilai jeda tersebut tidak selalu diperlukan, terutama jika kondisi cuaca di stadion tidak ekstrem.
Van Dijk menyoroti bahwa fasilitas seperti pendingin udara di beberapa stadion membuat jeda minum terasa tidak relevan.
Pemain Liverpool ini secara spesifik mengkritik penerapan jeda minum saat pertandingan Belanda melawan Jepang di Dallas Stadium, Texas.
>>> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Promosikan Panda Bond ke Investor China
Ia merasa cuaca di dalam stadion tidak panas dan fasilitas AC sudah memadai.
Van Dijk berpendapat bahwa FIFA seharusnya lebih fleksibel dan menerapkan jeda minum hanya ketika suhu benar-benar ekstrem, bukan sebagai aturan yang berlaku di setiap pertandingan.
>>> Tren Kue Pernikahan Berubah: Dari Dummy Menjadi Hidangan Asli untuk Tamu
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini juga kurang baik bagi penonton netral yang menyaksikan pertandingan melalui siaran televisi.
