⌂ Beranda News DPR Setujui Anggaran Rp27,33 Triliun untuk Kementerian ESDM Tahun 2027

DPR Setujui Anggaran Rp27,33 Triliun untuk Kementerian ESDM Tahun 2027

DPR Setujui Anggaran Rp27,33 Triliun untuk Kementerian ESDM Tahun 2027
Ilustrasi sistem digital perizinan tambang minerba Kementerian ESDM
A A Ukuran Teks16px

Komisi XII DPR RI telah menyetujui pagu indikatif sebesar Rp27,33 triliun untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Tahun Anggaran 2027.

Keputusan ini diambil dalam rapat kerja yang dilaksanakan pada Selasa (16/6/2026).

>>> Gibran Dorong Pelajar Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Belajar

Alokasi anggaran tersebut sebagian besar, yaitu 82 persen, akan difokuskan untuk mendanai program-program yang menyentuh masyarakat. Prioritas utama meliputi pembangunan infrastruktur energi nasional.

Prioritas Program dan Alokasi Anggaran

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa porsi biaya operasional lembaga dipangkas menjadi hanya 13 persen dari total pagu anggaran.

Hal ini dilakukan agar anggaran lebih banyak terserap untuk kebutuhan publik.

Program-program strategis yang menjadi prioritas antara lain pembangunan jaringan gas (jargas) kota, listrik desa (lisdes), dan bantuan pasang baru listrik (BPBL) bagi keluarga kurang mampu.

Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk penyediaan konverter kit bagi petani sebesar Rp158,50 miliar.

>>> Basarnas Dirikan Tenda Darurat di RS Undata Palu Pascagempa

Proyek pipa gas Dumai-Sei Mangkei (Dusem) mendapat alokasi Rp3.948,16 miliar untuk mengalirkan gas dari daerah surplus ke yang membutuhkan di Sumatera dan Jawa.

Jargas mendapatkan anggaran sebesar Rp5.212,62 miliar untuk mengurangi ketergantungan pada LPG dengan memanfaatkan gas alam.

Sektor kelistrikan untuk daerah terpencil mendapat porsi besar melalui alokasi listrik desa senilai Rp9,746 triliun, diikuti dukungan BPBL sebesar Rp520 miliar.

Kelanjutan proyek pipa transmisi gas Semarang-Solo menyerap Rp702,38 miliar dan pipa Cirebon-Bandung Rp577,56 miliar.

>>> Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Fasilitas Publik dan Rumah Warga Rusak

Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) juga mendapat perhatian, dengan alokasi Rp635,2 miliar untuk program motor listrik, Rp815,6 miliar untuk kompor listrik, dan Rp58,58 miliar untuk pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru