Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah merancang pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) menjadi Universitas Kepolisian Indonesia.
Langkah transformasi kelembagaan ini dilakukan agar sarana pendidikan milik Polri tersebut dapat diakses secara terbuka oleh seluruh elemen masyarakat umum.
>>> Austria Kalahkan Yordania 3-1, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Rencana perubahan status ini dibahas untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin mempelajari masalah keamanan.
Sarana pendidikan ini juga diproyeksikan untuk melahirkan sumber daya manusia Polri yang unggul sesuai jenjangnya.
Pesan Kapolri tentang Adaptasi dan Inklusivitas
Kalemdiklat Polri Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya, STIK harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang sedang dibahas.
Lembaga ini diharapkan tidak hanya untuk polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu terkait keamanan.
Panca menyebut lembaga pendidikan ini memegang peran krusial dalam memahami dinamika sosial.
STIK diarahkan menjadi wadah penyelesaian masalah di masyarakat melalui pendekatan ilmu yang dipelajari.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya STIK terus beradaptasi dengan kebutuhan SDM Polri unggul sesuai jenjang pendidikan.
Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Eko Rudi Sudarto menyatakan dukungan penuh terhadap visi jangka panjang ini demi inklusivitas ilmu pengetahuan.
Perubahan ini bertepatan dengan momentum evaluasi internal institusi.
>>> Wali Kelas Perlu Siapkan Catatan Rapor Semester Genap 2025/2026
Eko mengingatkan bahwa ilmu tidak bersifat eksklusif, melainkan harus inklusif.
Program doktoral di STIK saat ini sudah melibatkan banyak mahasiswa non-Polri.
Pihaknya mengharapkan umpan balik berkelanjutan dari masyarakat untuk menjaga kualitas moral dan etika lulusan.
Eko menjelaskan tiga hal yang dididik di STIK: etika, logika, dan rasa.
Gagasan transformasi ini telah diinisiasi sejak beberapa tahun sebelumnya oleh pimpinan tertinggi Polri.
Restu dari kementerian terkait telah dikantongi institusi sejak tahun 2023.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Kalemdiklat dan ketua STIK beserta guru besar dan dosen.
Mereka telah mendapatkan surat rekomendasi dari Kemendikbud untuk mengembangkan STIK menjadi Universitas Kepolisian Indonesia.
Masyarakat umum nantinya dapat mendaftar pada sejumlah program studi yang disediakan di Universitas Kepolisian Indonesia.
>>> KAI Renovasi Stasiun Gambir untuk Layani KRL pada 2028
Kampus ini ditargetkan menjadi pusat pendidikan unggulan pada masa depan.