Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,84 persen atau turun 52,5 poin ke level 6.202,47 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (17/6/2026).
Sepanjang sesi pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di posisi 6.377,19 sebelum akhirnya terus merosot hingga jeda siang.
>>> Lionel Messi Cetak Hat-trick, Argentina Hancurkan Aljazair 3-0
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 418 emiten mengalami penurunan harga, sementara 288 emiten bergerak naik dan 253 emiten stagnan.
Nilai transaksi di bursa hingga tengah hari mencapai Rp16,29 triliun dengan volume perdagangan 20,3 miliar saham dalam 1,53 juta kali transaksi.
Investor Asing Catat Net Buy Rp2,6 Triliun
Meskipun IHSG berada di zona merah, pelaku pasar asing justru membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp2,6 triliun di seluruh pasar hingga tengah hari.
>>> Prabowo Panggil Menteri Haji ke Hambalang Evaluasi Pelaksanaan Haji 2025
Aktivitas pemodal internasional tersebut mencakup nilai foreign buy Rp8,1 triliun berbanding terbalik dengan foreign sell yang mencapai Rp5,5 triliun.
Saham perbankan besar menjadi incaran utama dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net buy tertinggi senilai Rp284,7 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp276,2 miliar.
Sebaliknya, aksi lepas saham oleh investor luar negeri paling banyak menyasar komoditas dan infrastruktur.
>>> Kawasaki Brusky 125 Siap Saingi Suzuki Burgman Street 125 EX
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat net foreign sell terbesar mencapai Rp259,9 miliar.