⌂ Beranda News PT KBI Dukung Implementasi Sistem Resi Gudang Kopi Berbasis Rel di Bandung

PT KBI Dukung Implementasi Sistem Resi Gudang Kopi Berbasis Rel di Bandung

PT KBI Dukung Implementasi Sistem Resi Gudang Kopi Berbasis Rel di Bandung
Gudang SRG kopi di Stasiun Gedebage Bandung
A A Ukuran Teks16px

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) mendukung penuh implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) berbasis rel melalui soft launching Gudang SRG untuk komoditas kopi di kawasan Stasiun Gedebage, Bandung, Jawa Barat.

Sebagai satu-satunya BUMN yang mengemban fungsi Pusat Registrasi Resi Gudang, PT KBI mendampingi Kepala BAPPEBTI dalam peninjauan dan penyerahan persetujuan gudang tersebut.

>>> Kapal Perang Inggris HMS Tamar Sandar di Tanjung Priok Jakarta

Fasilitas Gudang SRG Gedebage memanfaatkan aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui kerja sama dengan PT ASLI Logistik Indonesia.

Operasional pengelolaan gudang dipercayakan kepada PT Sucofindo (Persero).

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mengintegrasikan sistem penyimpanan komoditas dengan moda transportasi kereta api. Integrasi tersebut bertujuan agar proses distribusi logistik berjalan lebih efisien serta terukur.

Gudang SRG Gedebage diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan komoditas, melainkan berkembang sebagai hub logistik yang menghubungkan sentra produksi dengan pasar domestik hingga internasional.

Kombinasi antara SRG dan jaringan transportasi rel diharapkan mampu memperkuat rantai pasok nasional, menekan biaya logistik, dan mendongkrak daya saing komoditas unggulan tanah air.

Pada masa awal operasionalnya, fasilitas gudang ini difokuskan untuk mendukung penyimpanan komoditas kopi Java Preanger, salah satu produk unggulan Jawa Barat yang telah populer di pasar global.

Pengembangan SRG berbasis kereta api ini juga ditargetkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha dan meningkatkan efisiensi jalur distribusi untuk komoditas ekspor.

Sinergi Lintas Pemangku Kepentingan

Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto, menjelaskan bahwa penerapan SRG berbasis rel ini menjadi wujud nyata sinergi lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem perdagangan komoditas di tingkat nasional.

"PT KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang berkomitmen untuk terus mendorong integrasi SRG ke dalam rantai pasok logistik nasional.

Kami berharap Jawa Barat dapat menjadi daerah perintis implementasi SRG berbasis rel melalui sinergi yang kuat antara PT KBI dengan BAPPEBTI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT KAI (Persero), PT Sucofindo (Persero), Bank BJB, PT ASLI Logistik Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan terkait," ujar Budi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru