⌂ Beranda News Ahli Gizi Ungkap Perbandingan Nutrisi Frozen Yogurt dan Es Krim

Ahli Gizi Ungkap Perbandingan Nutrisi Frozen Yogurt dan Es Krim

Ahli Gizi Ungkap Perbandingan Nutrisi Frozen Yogurt dan Es Krim
Perbandingan nutrisi frozen yogurt dan es krim
A A Ukuran Teks16px

Tren konsumsi frozen yogurt sebagai alternatif es krim yang lebih sehat semakin populer di pusat perbelanjaan. Banyak orang memilihnya untuk sarapan modern atau makanan penutup.

Kandungan lemak dan kalori yang lebih ringan menjadi alasan utama frozen yogurt dianggap lebih sehat.

>>> Pemkot Serang Gunakan Dana CSR Perusahaan untuk Bangun Jalan

Menurut ahli gizi Amy Davis dari Live Conscious, frozen yogurt hanya mengandung 2 hingga 6 persen lemak susu, sedangkan es krim minimal 10 persen dan bisa mencapai 25 persen.

Dalam satu porsi 2/3 cangkir, frozen yogurt rata-rata memiliki 150 kalori dan 3,5 gram lemak.

Sebagai perbandingan, es krim dengan porsi sama mengandung sekitar 240 kalori dan 12 gram lemak.

Lemak Bukan Musuh

Meski rendah lemak, praktisi nutrisi Neha Shah mengingatkan bahwa lemak bukanlah musuh. Lemak memberikan sinyal kenyang, memperlambat pencernaan, dan membantu menjaga kestabilan gula darah.

Pengurangan lemak pada produk komersial sering diimbangi dengan penambahan gula, gum, dan emulsifier. Bahan tambahan ini berisiko memicu lonjakan gula darah.

Frozen yogurt juga dikenal mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.

Namun, Amy Davis menekankan bahwa manfaat ini tergantung pada metode pengolahan, karena pembekuan ekstrem dapat merusak bakteri baik.

>>> KPK Hentikan Penyelidikan Korupsi Makan Bergizi Gratis

Neha Shah menambahkan, klaim probiotik belum tentu bertahan hingga dikonsumsi. Penambahan zat tertentu selama produksi ikut memengaruhi kelangsungan hidup bakteri.

Topping Penentu Kalori

Topping pada frozen yogurt sering menjadi penyumbang kalori dan gula terbesar. Konsumen disarankan membatasi jumlah topping agar manfaat kesehatannya tidak hilang.

Amy Davis menyarankan memilih satu atau dua topping seperti buah beri segar, buah-buahan, sedikit chocolate chips, atau kacang cincang.

Buah segar seperti mangga, ceri, dan biji delima kaya antioksidan dan serat.

Kacang pistachio tanpa garam juga direkomendasikan karena menambah protein. Neha Shah menjelaskan, lemak dan protein dalam kacang membantu memperlambat penyerapan gula dan membuat kenyang lebih lama.

Sebagai alternatif, es krim berkualitas dengan komposisi sederhana dan dikonsumsi dalam batas wajar tetap bisa menjadi pilihan bijak.

>>> Pasien JKN Puji Pelayanan Cepat dan Setara di RS DKT Dr Soetarto

Neha menyarankan memilih es krim dengan bahan lebih sedikit dan berbasis bahan pangan utuh.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru