Universitas Buffalo resmi ditunjuk sebagai pusat penelitian bagi Konsorsium Riset Danau-Danau Besar di New York.
Penunjukan ini diumumkan pada Rabu, 17 Juni 2026, bersamaan dengan penerimaan dana hibah sebesar 5 juta dolar AS.
>>> Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol 0-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Dana tersebut akan digunakan untuk memimpin penelitian lingkungan dan meningkatkan pemodelan cuaca di kawasan Danau-Danau Besar.
Wilayah New York Barat sangat bergantung pada data dari NOAA untuk memprediksi ganggang berbahaya dan badai salju efek danau.
Sayangnya, NOAA kini tidak lagi memiliki kapasitas untuk menyediakan data tersebut. Oleh karena itu, peran Universitas Buffalo menjadi semakin krusial.
>>> Presiden Prabowo Apresiasi Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026
Rektor Baru Siap Berkontribusi
Rektor baru Universitas Buffalo, Caroline Attardo Genco, menyatakan kesiapannya mengembangkan potensi lembaga tersebut. Ia menganggap penunjukan ini sebagai momentum penting bagi karier akademisnya.
"What better place to give back to than the place I grew up in and that was kind of critical in my upbringing and launched me into my career," ujar Genco.
Ia menambahkan, "It really was the ultimate lifetime opportunity to lead the institution."
>>> Mardiono Temui UAS di Pekanbaru, Minta Masukan Kebijakan Negara
Genco lahir dan besar di wilayah New York Barat. Ia melihat kesempatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi komunitas lokal yang membesarkannya.