⌂ Beranda News BRI Izinkan Nasabah Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Ajukan KUR

BRI Izinkan Nasabah Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Ajukan KUR

BRI Izinkan Nasabah Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Ajukan KUR
BRI KUR pinjol
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan pelaku usaha yang memiliki riwayat pinjaman daring di bawah Rp 1 juta tetap bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kebijakan ini merupakan bentuk relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor UMKM.

>>> Inggris Puncaki Grup L Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Kroasia, Ghana Kalahkan Panama

Departemen Head Product BRI Antonius Bangun Prasetyo mengatakan plafon pinjaman hingga Rp 1 juta diabaikan dan tidak menjadi penghalang pengajuan KUR.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi yang diadakan Kementerian UMKM di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Antonius, kelonggaran ini sejalan dengan aturan OJK tentang pencatatan kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

SLIK hanya menampilkan kredit bernilai Rp 1 juta ke atas, sehingga pinjaman di bawah nominal tersebut tidak lagi menghalangi akses modal perbankan.

Meski mendapat kelonggaran, calon debitur tetap harus memenuhi syarat dasar KUR.

Kriteria utama adalah memiliki usaha produktif yang aktif berjalan minimal enam bulan.

Pelaku usaha juga harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha.

Antonius menegaskan pemohon harus sudah memiliki usaha yang berjalan, bukan baru berencana.

>>> Baramulti Suksessarana Bagikan Dividen Tunai 70 Juta Dollar AS

Calon nasabah wajib melampirkan KTP elektronik atau surat keterangan pengurusan KTP yang terverifikasi Ditjen Dukcapil.

Bagi pemohon yang mengajukan plafon KUR di atas Rp 50 juta, kepemilikan NPWP aktif menjadi syarat wajib.

Pihak bank juga akan mengecek Sistem Informasi Kredit Program untuk memastikan pemohon tidak menerima kredit subsidi lain dari pemerintah.

Jika masih menikmati kredit program lain, yang lama harus dilunasi terlebih dahulu.

Fasilitas KUR tidak dapat diberikan kepada ASN, TNI, atau Polri yang aktif, kecuali mereka sudah memasuki masa persiapan pensiun atau purnatugas.

Selain dokumen administratif, calon pemohon akan melalui asesmen bank termasuk evaluasi rekam jejak pembayaran kredit.

Program KUR merupakan skema permodalan bersubsidi pemerintah untuk mendongkrak kapasitas finansial UMKM.

BRI mencatat realisasi penyaluran KUR sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai Rp 84,36 triliun.

>>> Produsen Lengkapi Mobil Listrik dengan Sistem Keamanan Berlapis untuk Jalan Raya

Jumlah tersebut setara dengan 46,87 persen dari pagu KUR BRI tahun 2026 sebesar Rp 180 triliun.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru