Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menargetkan prestasi tinggi bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
Target ini dicanangkan setelah penunjukan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission Asian Games 2026 pada Rabu (17/6/2026).
>>> Pasar Modal Indonesia Nantikan Hasil Peninjauan MSCI Juni 2026
Ajang olahraga terbesar di Asia tersebut akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Penunjukan Todotua yang juga menjabat Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi dilakukan oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Erick Thohir menyambut positif keputusan tersebut. Ia menilai Todotua memiliki kapasitas kepemimpinan dan pengalaman manajerial yang dibutuhkan.
"Penugasan ini merupakan amanah besar dalam mengawal perjuangan atlet-atlet Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia," ujar Erick.
Todotua yang berusia 46 tahun saat ini aktif dalam pengembangan bola basket melalui klub Kesatria Bengawan Solo dan kepengurusan Perbasi.
Erick meyakini rekam jejak manajerial Todotua akan membawa atmosfer positif bagi motivasi atlet.
>>> IHSG Melemah ke Level 6.100 pada Pembukaan Perdagangan
"Saya meyakini Bapak Todotua Pasaribu memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta pengalaman manajerial yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesiapan kontingen Indonesia," kata Erick.
Lebih lanjut, Erick menegaskan bahwa Asian Games 2026 menjadi tolok ukur penting sebelum menghadapi kompetisi multievent yang lebih besar.
"Asian Games 2026 merupakan salah satu jembatan dan tolok ukur kontingen kita sebelum menuju Olimpiade 2028," ujar Erick.
Sebagai pimpinan kontingen, Todotua bertugas mensinkronisasikan persiapan cabang olahraga, memperkuat layanan atlet, serta memastikan kesiapan operasional.
"Dengan dukungan yang tepat, saya yakin atlet Indonesia dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk bangsa," kata Todotua.
>>> Kawasaki Tawarkan Modenas Brusky 125 dengan Cicilan Mulai Rp 704.000
Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa penetapan ini merupakan langkah strategis dan bukti kesiapan Tim Indonesia menghadapi kompetisi tersebut.