Indonesia bersiap menjadi tuan rumah Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Tim nasional taekwondo Indonesia menargetkan perolehan medali emas dan poin dunia dalam kejuaraan ini.
Sebanyak 233 atlet akan mewakili Indonesia, termasuk 31 atlet dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI).
>>> Pep Guardiola Latih 28 Anak Palestina dalam Kamp Musim Panas
Sisa atlet berasal dari berbagai daerah.
Optimalkan Poin Ranking Dunia
PB TI memiliki misi besar sebagai tuan rumah, yaitu tidak hanya meraih emas, tetapi juga mengoptimalkan perolehan poin ranking dunia bagi atlet Pelatnas.
Peningkatan poin ini krusial, terutama bagi mereka yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya mendatang.
Sekretaris Jenderal PB TI, Rafael Hotasi Siagian, menyatakan bahwa target utama kejuaraan level G2 ini adalah memenangkan medali emas untuk meningkatkan prestasi Indonesia di kancah taekwondo global.
Indonesia Open juga berfungsi sebagai tolok ukur kesiapan atlet yang dipersiapkan untuk Asian Games dan Olimpiade.
Poin yang diraih dari ajang ini diharapkan dapat memberikan keuntungan seeding yang baik bagi atlet Indonesia saat kompetisi besar.
>>> Alasan Samsung Galaxy A27 5G Cocok untuk Travelling, Intip Spesifikasinya
Federasi taekwondo Indonesia, yang dipimpin oleh Letjen TNI Richard Tampubolon, meyakini kemampuan atletnya untuk bersaing dengan lawan-lawan kuat.
Nomor poomsae dinilai memiliki peluang terbesar untuk meraih medali.
Meskipun demikian, Rafael mengingatkan bahwa akan ada atlet Olimpiade dan petarung kuat dari berbagai negara yang turut serta.
Persiapan matang dan latihan keras menjadi kunci untuk menghadapi persaingan tersebut.
Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno, pada 1 hingga 5 Agustus.
>>> Adopsi AI di Sektor Publik Terhambat Infrastruktur Usang dan Shadow AI
Total ada 478 atlet dari 36 negara yang berpartisipasi dalam turnamen ini.
