BYD M6 DM (Dual Mode) resmi hadir di Indonesia dan langsung meramaikan segmen kendaraan elektrifikasi, khususnya mobil hybrid.
Mobil ini mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV) dengan harga jual yang kompetitif, mulai dari Rp 298 juta untuk varian Standard.
>>> Adrien Rabiot Kritik Keras Kualitas Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026
Harga tersebut menjadikan BYD M6 DM sebagai salah satu opsi PHEV paling terjangkau di pasar On The Road (OTR) Jakarta saat ini.
Target Pasar dan Pesaing
BYD M6 DM menyasar segmen kendaraan 7-seater, baik MPV maupun SUV.
Model ini diprediksi akan bersaing langsung dengan Wuling Darion dan Eksion PHEV.
Selain itu, BYD M6 DM juga berpotensi menjadi alternatif bagi Toyota Veloz Hybrid, Zenix Hybrid, Ertiga, XL7 Hybrid, Honda Step WGN, dan Nissan Serena e-Power.
Teknologi Dual Mode
Teknologi Dual Mode (DM) pada BYD M6 dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia.
>>> Jalur Pelayaran Langsung Wuhan-Indonesia Perkuat Konektivitas Tiongkok Tengah
Sistem ini dirancang sebagai jembatan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Pendekatan yang digunakan adalah EV-oriented, di mana prioritas utama diberikan pada pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni.
Motor listrik bertindak sebagai sumber penggerak utama saat kendaraan dijalankan.
Mobil akan memprioritaskan penggunaan tenaga dari daya listrik terlebih dahulu.
Sementara itu, mesin bensin 1.500 cc baru akan aktif pada kondisi tertentu, seperti saat daya baterai mulai berkurang atau ketika pengendara membutuhkan performa tambahan untuk akselerasi.
>>> CFMoto V4 SR-RR Cetak Rekor Kecepatan 315,82 kpj, Motor Produksi China Tercepat
Dengan harga yang kompetitif dan teknologi PHEV, BYD M6 DM siap menjadi pemain baru yang menarik di pasar mobil hybrid Indonesia.