Pelatih Portugal Roberto Martinez angkat bicara membela Cristiano Ronaldo setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh RD Kongo dalam laga Grup K Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026).
Hasil imbang itu memicu sorotan terhadap performa kapten berusia 41 tahun tersebut karena gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
>>> 3.161 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan
Meski demikian, Martinez menegaskan bahwa memarkir Ronaldo di bangku cadangan bukanlah pilihan yang dipertimbangkan.
"Bagi saya tidak masuk akal menarik keluar pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola saat tim membutuhkan gol," kata Martinez dalam konferensi pers usai pertandingan.
Keputusan mempertahankan Ronaldo di lapangan diambil karena Martinez menilai ketajaman pemain bernomor punggung tujuh itu masih sangat dibutuhkan oleh tim.
Kegagalan membobol gawang lawan memperpanjang catatan minor Ronaldo yang belum mencetak gol dalam 10 laga beruntun di turnamen besar, meski ia baru saja menyamai rekor Lionel Messi yang tampil pada enam edisi Piala Dunia.
Portugal sebenarnya mengawali laga dengan apik lewat gol cepat Joao Neves pada menit keenam.
>>> Donald Trump dan Iran Teken Perjanjian Damai Akhiri Konflik
"Kami memulai pertandingan dengan sangat, sangat baik," ujar Martinez.
Namun, keunggulan cepat tersebut justru membuat para pemain Portugal tampil terlalu hati-hati hingga kehilangan ritme permainan.
"Biasanya ketika mencetak gol lebih dulu, emosi dari gol itu membantu tim untuk mengendalikan pertandingan dan berusaha mencetak gol kedua.
Tetapi yang terjadi justru sebaliknya," tutur Martinez.
Akibat hasil ini, Portugal tertahan di peringkat kedua Grup K di bawah Kolombia yang menang 2-1 atas Uzbekistan.
>>> Timnas Jerman Waspada Ancaman Ular Berbisa di Karolina Utara
Portugal dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026).