⌂ Beranda News Perbanas: 90 Persen UMKM Belum Butuh Kredit Perbankan

Perbanas: 90 Persen UMKM Belum Butuh Kredit Perbankan

Perbanas: 90 Persen UMKM Belum Butuh Kredit Perbankan
Pelaku UMKM di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkapkan bahwa mayoritas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia belum membutuhkan kredit perbankan.

Data internal Perbanas menunjukkan sekitar 90 persen UMKM merasa belum perlu mengajukan pinjaman dari bank.

>>> Kementerian ESDM Uji Coba BBM Bioetanol E20 Bersama Gaikindo

Faktor utama rendahnya penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM ini disebabkan oleh minimnya permintaan dari pelaku usaha itu sendiri.

Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas, Aviliani, menjelaskan bahwa kredit UMKM lebih bersifat 'demand-driven'.

Aviliani menambahkan, hampir 90 persen UMKM, baik yang formal maupun informal, tidak mengajukan kredit karena merasa tidak perlu.

Riset internal Perbanas juga menunjukkan bahwa sekitar 88 persen pelaku UMKM memilih untuk menggunakan pendanaan pribadi dalam menjalankan operasional bisnis mereka.

>>> Postur Tubuh Pebalap MotoGP: Tinggi atau Pendek, Mana Lebih Unggul?

Perbanas mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan kredit perbankan guna melakukan ekspansi bisnis. Hal ini penting agar skala usaha mereka dapat meningkat dan naik kelas.

Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, mengonfirmasi bahwa penyerapan modal yang minim ini murni karena rendahnya permintaan.

Ia menegaskan bahwa tingkat persetujuan permohonan kredit dari bank sebenarnya tergolong tinggi bagi UMKM yang mengajukan.

>>> Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Situasi ini mencerminkan dinamika pasar di mana masalah utama bukan terletak pada pasokan atau likuiditas dana bank, melainkan pada keengganan UMKM untuk beralih ke pendanaan eksternal.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru