Sebuah jet pribadi dilaporkan jatuh di kawasan jalan raya kota Laredo, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (16/6).
Peristiwa tragis ini merenggut nyawa Joshua Baer, seorang miliarder yang menjabat sebagai CEO startup teknologi Capital Factory.
>>> Didit Prabowo Temui Joko Widodo di Solo Secara Tertutup
Pesawat yang dioperasikan oleh NetJets tersebut sedang dalam penerbangan dari San José del Cabo, Meksiko, menuju Austin, Texas.
Pesawat nahas itu terpaksa melakukan pendaratan darurat di wilayah selatan Laredo sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Jet pribadi yang mengangkut enam orang itu kemudian menghantam jalan raya dan meledak.
Beberapa pengendara yang melintas menghentikan kendaraan mereka dan berusaha menolong korban yang terjebak di dalam pesawat yang terbakar.
Dari enam orang di dalam pesawat, hanya Baer yang dinyatakan meninggal dunia.
>>> Roberto Martinez Soroti Lini Serang Portugal Usai Ditahan Imbang
Lima penumpang dan awak pesawat lainnya, serta beberapa pengendara yang berada di lokasi, berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.
Capital Factory telah mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Rabu (17/6). Presiden Capital Factory Bryan Chambers memberikan penghormatan terakhirnya kepada mendiang.
Chambers menggambarkan Baer sebagai 'pemimpin yang tak kenal takut, mitra yang brilian, dan teman yang sangat disayangi oleh banyak dari kita'.
Baer dikenal sebagai tokoh kunci dalam pertumbuhan sektor teknologi di Austin, Texas. Sejak didirikan pada 2009, Capital Factory telah aktif berinvestasi di berbagai perusahaan teknologi.
Beberapa perusahaan yang menerima investasi dari Capital Factory antara lain Apptronik, Intuitive Machines, Firefly Aerospace, dan Colossal Biosciences.
>>> PKB Desak PDIP Tegaskan Sikap Politik Terhadap Pemerintah Prabowo
Chambers menegaskan bahwa manajemen akan melanjutkan visi dan komitmen Baer untuk mendukung ekosistem startup. "Kami akan melanjutkan misinya untuk mendukung para pendiri yang tak terhentikan," katanya.