⌂ Beranda News Indonesia dan Uzbekistan Sepakati Kerja Sama UMKM Perempuan

Indonesia dan Uzbekistan Sepakati Kerja Sama UMKM Perempuan

Indonesia dan Uzbekistan Sepakati Kerja Sama UMKM Perempuan
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti dan Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Zulaykho Mahkamova dalam pertemuan kerja sama UMKM perempuan
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menjajaki peluang kolaborasi ekonomi dengan Pemerintah Uzbekistan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan.

Langkah strategis ini dibahas melalui pertemuan antara Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti dan Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Zulaykho Mahkamova di Jakarta.

>>> Persita Tangerang Lepas 13 Pemain, Evaluasi Skuad Jelang Musim Baru

Kedua negara berkomitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif melalui penguatan kapasitas pelaku usaha perempuan, khususnya dalam memfasilitasi akses pasar internasional.

Hubungan dagang bilateral kedua negara saat ini didukung oleh forum Indonesia–Uzbekistan Joint Working Group on Trade and Investment Cooperation.

Program Nyata untuk Kesiapan Ekspor

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti menyatakan bahwa Indonesia dan Uzbekistan memiliki kesempatan untuk membangun konektivitas yang lebih kuat antara pelaku usaha perempuan di kedua negara.

Kerja sama ekonomi ini diarahkan pada program nyata yang mendukung kesiapan ekspor para pelaku usaha perempuan dari kedua belah pihak.

Salah satu bentuk kerja sama yang dijajaki adalah penyelenggaraan seminar dan program berbagi pengetahuan bagi UMKM yang telah siap ekspor, baik secara virtual maupun tatap muka dengan dukungan perwakilan diplomatik kedua negara.

Melalui inisiatif pelatihan dan seminar ini, para pelaku usaha diproyeksikan dapat memahami karakteristik pasar, memperluas jaringan bisnis, serta menguasai prosedur ekspor ke masing-masing negara.

>>> Badai PHK Landa Pekerja Bergaji Tinggi, Efisiensi dan AI Jadi Pemicu

Selain penguatan kapasitas, kedua negara mengidentifikasi sejumlah produk potensial penggerak perdagangan seperti teh, cokelat, buah kering, buah tropis, fesyen muslim, dan kosmetik.

Partisipasi kelompok perempuan dalam aktivitas ekonomi dinilai menjadi indikator utama keberhasilan kerja sama ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada volume perdagangan.

Ketika perempuan diberikan akses terhadap pasar, informasi, dan jejaring internasional, mereka tidak hanya membangun usahanya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga serta komunitasnya.

Program peningkatan kapasitas dan pertukaran informasi pasar diharapkan dapat meluncurkan lebih banyak produk unggulan ke pasar internasional.

Melalui program peningkatan kapasitas, pertukaran informasi pasar, dan konektivitas bisnis yang lebih kuat, diharapkan semakin banyak produk unggulan Indonesia dan Uzbekistan yang mampu menembus pasar masing-masing.

Pertemuan bilateral ini diakhiri dengan kesepakatan kedua negara untuk terus mengembangkan peran perempuan dalam sektor perdagangan.

>>> Google Home Speaker dengan AI Gemini Resmi Diluncurkan

Indonesia dan Uzbekistan sepakat untuk terus menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang dapat memperkuat peran perempuan sebagai penggerak perdagangan, kewirausahaan, dan pembangunan ekonomi di masa mendatang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru