Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) mempertanyakan konsistensi sikap politik PDIP di tengah dugaan keterlibatan partai tersebut dalam memobilisasi gerakan mahasiswa.
Sekjen BM PAN, Slamet Aryadi, mengatakan publik mempertanyakan sikap PDIP yang di satu sisi mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, namun di sisi lain diduga mendorong aksi yang memberi tekanan politik kepada pemerintah.
>>> Bareskrim Tangkap Dua Kurir dan Sita Lima Paket Ganja di Jakarta Utara
Menurut BM PAN, konsistensi sikap politik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional. Kepastian politik merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah dinilai telah merespons konstruktif berbagai tuntutan mahasiswa, termasuk penguatan nilai tukar Rupiah, perbaikan IHSG, kedisiplinan APBN di bawah 3% PDB, serta evaluasi program Makan Bergizi Gratis.
BM PAN mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, untuk menciptakan iklim politik yang kondusif dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
>>> Lembaga Keuangan Global Tunda Proyeksi Pemangkasan Suku Bunga Fed
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menanggapi tudingan keterlibatan partainya dalam aksi mahasiswa.
Ia menilai pelabelan aktivis kritis sebagai bagian dari kubu politik tertentu adalah cara menghindari substansi persoalan.
>>> BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah
Ganjar menekankan agar kritik dijawab dengan data dan respons kebijakan, bukan dengan membangun narasi bahwa hanya pendukung pemerintah yang boleh berbicara.