Kendaraan listrik roda dua kini tak lagi terbatas pada perjalanan pendek di perkotaan.
Komunitas otomotif membuktikannya melalui agenda Riding Nusantara 2026 yang berlangsung pada 14 hingga 20 Juni 2026.
>>> Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen, Respons Ketidakpastian Global
Rombongan menempuh perjalanan sejauh 1.200 kilometer untuk menguji daya tahan motor listrik secara riil.
Rute dimulai dari Cilegon, Banten, melewati Cirebon, Semarang, Surabaya, dan finis di Singaraja, Bali.
Medan yang dilalui sangat beragam, mulai dari tanjakan curam, turunan tajam, jalan rusak, cuaca panas ekstrem, hujan lebat, hingga jalur penyeberangan laut.
Laboratorium Uji Coba Terbuka
Riding Nusantara 2026 difungsikan sebagai laboratorium uji coba terbuka untuk memetakan kualitas riil kendaraan listrik di pasar domestik.
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap komponen vital kendaraan.
Aspek yang dipantau meliputi efisiensi baterai, temperatur motor penggerak dan controller, konsumsi daya per kilometer, hingga kekuatan sasis dan suspensi.
Sistem Battery Management System (BMS) serta teknologi regenerasi energi juga menjadi fokus perhatian.
Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik, Agung Pamungkas atau disapa Don Papank, mengatakan pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bahwa motor listrik mampu menempuh perjalanan jarak jauh tanpa bergantung bahan bakar fosil.
“Lewat pengetesan ini kami menguji durability New X7 untuk perjalanan jauh, dengan berbagai medan di Indonesia khususnya di rute Jawa-Bali,” ujar Agung dalam keterangan resmi (18/6/2026).
>>> Pemerintah Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hemat Rp1 Triliun per Bulan
Langkah edukasi ini diproyeksikan mampu mendongkrak kepercayaan publik terhadap reliabilitas kendaraan listrik buatan lokal. Evaluasi ini sekaligus memetakan sebaran pos pengisian daya di sepanjang jalur lintas provinsi.
“Di perjalanan ini kami sekaligus menguji kesiapan infrastruktur SPKLU sepanjang perjalanan 1.200 kilometer bahkan mungkin lebih,” kata dia.
Spesifikasi Tangkas X7 New
Tangkas X7 New menjadi salah satu unit yang diuji dalam program ketahanan ini.
Kendaraan listrik ini mengusung desain skuter matik bongsor dengan kompartemen bagasi yang lapang serta kemampuan melewati medan menanjak.
Dapur pacu model ini ditopang motor listrik berdaya 4.000 watt dan baterai lithium tipe terbaru.
Komponen tersebut mampu menggerakkan kendaraan hingga jarak 120 kilometer untuk satu kali pengisian penuh, dengan kecepatan puncak mencapai 95-100 km per jam.
Fitur penunjang keselamatan mencakup sistem pengereman cakram ganda pada roda depan dan belakang.
Fitur operasional dibekali tiga opsi mode kecepatan, posisi gigi mundur, sistem alarm keamanan, proteksi anti-begal, serta soket USB untuk pengisian daya gawai.
>>> Gedung Putih Batasi Akses Ekspor Teknologi AI Anthropic
“Kami ingin tunjukkan bahwa New X7 memiliki durabilty tinggi dan endurance maksimal, terutama ketika digunakan di jalan lintas provinsi,” ujar Agung.