⌂ Beranda News Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Kilang Minyak Terbakar

Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Kilang Minyak Terbakar

Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Kilang Minyak Terbakar
Asap hitam membumbung dari kilang minyak di Moskow setelah serangan drone Ukraina
A A Ukuran Teks16px

Militer Ukraina meluncurkan serangan drone terbesar ke wilayah Moskow pada Kamis (18/6/2026).

Serangan ini menyebabkan kebakaran hebat di fasilitas kilang minyak utama dan melumpuhkan operasional bandara terbesar Rusia.

>>> Dua Kelompok Massa Gelar Aksi Pro dan Kontra Program MBG di Patung Kuda

Gempuran udara tersebut memicu kepulan asap hitam pekat di kompleks kilang minyak distrik Kapotnya, selatan ibu kota Rusia.

Insiden ini diklaim sebagai serangan terbesar dalam dua tahun terakhir.

Serangan terjadi saat Presiden Vladimir Putin memimpin KTT Rusia-ASEAN di kota Kazan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut tindakan ini sebagai "respons yang sepenuhnya dibenarkan" atas rentetan serangan Rusia sebelumnya.

Dampak Serangan terhadap Penerbangan dan Infrastruktur

Otoritas penerbangan Rusia menutup seluruh bandara di Moskow selama berjam-jam, menyebabkan ratusan penundaan jadwal terbang.

Bandara Sheremetyevo terpaksa memindahkan penumpang demi keselamatan sebelum beroperasi kembali pukul 11:00 waktu setempat.

>>> Satgas PASTI Hentikan Aktivitas KOL Promotor Aset Digital Ilegal

Walikota Moskow Sergei Sobyanin mengonfirmasi bahwa beberapa drone berhasil mencapai Kilang Minyak Moskow (MNPZ). Sistem pertahanan udara Rusia berhasil merontokkan sekitar 180 drone yang mengarah ke Moskow.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan telah mencegat lebih dari 500 drone Ukraina di seluruh negeri sejak Rabu (17/6/2026) malam.

Jatuhnya puing-puing drone menghantam sebuah gedung apartemen di distrik Zhukovsky dan memicu kebakaran di pusat perbelanjaan pinggiran kota.

Di wilayah Rostov, serangan drone menyebabkan satu warga sipil tewas dan dua orang luka-luka. Intensifikasi serangan ini menyasar infrastruktur energi yang mendukung pendanaan militer Kremlin.

Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa Rusia juga melepaskan lebih dari 200 drone dan rudal balistik ke wilayah mereka pada periode yang sama.

>>> Bank Indonesia Perkuat Rupiah dengan Intervensi Valas dan Kenaikan Suku Bunga

Serangan ini terjadi di tengah kebuntuan diplomasi perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru