Tim nasional Korea Selatan harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 0-1 pada pertandingan kedua Grup A Piala Dunia 2026.
Laga yang berlangsung di Estadio Guadalajara pada Jumat pagi, 19 Juni 2026 waktu Vietnam itu diwarnai konflik internal yang memanas.
>>> Harga iPhone Terbaru Berpotensi Melonjak Hingga Rp 5 Juta
Gol kemenangan Meksiko tercipta berkat aksi gemilang penjaga gawang Raul Rangel. Ia menggagalkan peluang emas Korea Selatan di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil ini membuat Meksiko memuncaki klasemen Grup A dengan enam poin.
Sementara Korea Selatan tertahan di posisi kedua dengan tiga poin dan menghadapi tekanan besar menjelang laga penentu melawan Afrika Selatan.
Konflik Internal Sebelum Pertandingan
Sebelum kekalahan ini, internal tim Korea Selatan diguncang boikot media.
Penyebabnya adalah bocornya rekaman video latihan pada 9 Juni 2026 yang dirilis oleh saluran YouTube Joongang Tongyang Broadcasting Company (JTBC).
Video tersebut memuat ujaran tidak pantas dari oknum di lokasi latihan yang mengkritik gaya berlari Son Heung-min seperti ketua peleton militer.
>>> Kemenhub Intensifkan Rampcheck Bus Jelang Libur Sekolah 2026
Ujaran itu juga menyinggung isu wajib militernya.
Dampak dari insiden ini membuat Son Heung-min enggan memberikan keterangan pers setelah kemenangan 2-1 atas Ceko sebelumnya.
Kepala bagian media Timnas Korea Selatan dilaporkan mengundurkan diri karena dinilai gagal menangani situasi dengan para jurnalis.
Pihak JTBC segera memberikan klarifikasi terkait kegaduhan yang terjadi di area latihan terbuka tersebut.
Mereka menyatakan bahwa banyak orang hadir di lokasi dan suara individu yang tidak disebutkan namanya terekam bersamaan.
Stasiun televisi tersebut kemudian mengedit ulang video dan menghapus bagian yang memicu kontroversi. Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) juga mengeluarkan pernyataan resmi untuk melindungi para pemainnya.
>>> Turki vs Paraguay: Laga Hidup Mati Grup D Piala Dunia 2026
KFA berjanji akan terus memprioritaskan perlindungan skuad dan berupaya menciptakan lingkungan yang sehat untuk kegiatan media.