Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan destinasi wisata Gunung Bromo tetap beroperasi normal.
Hal ini menyusul erupsi Gunung Semeru di Lumajang yang terjadi pada Jumat pagi, 19 Juni 2026, pukul 07.21 WIB.
>>> Skotlandia Incar Sejarah ke Babak Gugur, Hadapi Maroko
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa dampak erupsi tidak mengenai seluruh area taman nasional.
Menurutnya, Gunung Semeru dan Gunung Bromo merupakan dua gunung api yang berbeda secara geomorfologis.
Keduanya memiliki karakteristik aktivitas vulkanik dan sistem pemantauan yang terpisah.
>>> Tiket Konser Hari Ketiga BTS di Jakarta Ludes dalam 40 Menit
Pengamatan aktivitas Gunung Semeru dipusatkan di Pos Gunung Sawur, sedangkan pemantauan Gunung Bromo dilakukan melalui Pos Cemoro Lawang.
Endrip menegaskan bahwa aktivitas wisata di Bromo tetap dapat berlangsung seperti biasa.
>>> FIFA Resmi Gunakan Ref Cam di Seluruh Laga Piala Dunia 2026
Dengan demikian, para wisatawan tetap dapat mengunjungi Gunung Bromo tanpa kekhawatiran berarti.