Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong para praja dan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk terus meningkatkan kompetensi serta kualitas kepemimpinan.
Hal ini penting sebagai bekal menghadapi peluang menjadi kepala daerah di masa depan.
>>> Meksiko Kalahkan Korea Selatan 1-0, Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat menghadiri Kuliah Umum Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).
Menurut Bima Arya, pengalaman panjang dalam menjalankan tugas pemerintahan dari level terbawah merupakan modal berharga yang jarang dimiliki profesi lain.
"Jadi kalau berbicara rekam jejak kepemimpinan, maka alumni IPDN lah yang sejatinya siap, dan jangan-jangan paling siap," ujarnya.
Alumni IPDN Siap Hadapi Tantangan
Pendidikan kepamongprajaan telah melahirkan puluhan ribu aparatur sejak era APDN, STPDN, hingga IPDN.
Banyak alumni yang kini menempati posisi strategis di berbagai daerah, bahkan beberapa berhasil terpilih menjadi gubernur, bupati, dan wali kota.
>>> Prabowo Tidak Minta Himbara Tahan Suku Bunga Kredit, tapi Wanti-wanti Pembiayaan UMKM
Capaian tersebut lahir dari proses panjang pengabdian dan pengalaman birokrasi yang ditempuh secara berjenjang, mulai dari lurah, camat, kepala dinas, hingga sekretaris daerah.
Bima Arya menekankan bahwa fondasi kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan karena kepala daerah masa depan akan menghadapi tantangan kompleks, seperti dinamika geopolitik global, pengawalan program strategis nasional, dan pemenuhan janji pembangunan di daerah.
"Nah, sekali lagi alumni IPDN semestinya memiliki kapasitas untuk berselancar di tengah tiga tantangan yang tidak mudah ini," tegasnya.
Ia juga berharap para praja IPDN senantiasa merawat semangat pengabdian Bhinneka Nara Eka Bhakti dan menjaga idealisme hingga purna tugas.
>>> DJP Jakarta Selatan II Sita Dua Rekening PT AG Senilai Rp 33,49 Miliar
"Kalau itu terjadi, Pak Menko, insyaallah adik-adik ini semua siap untuk menjemput 2045," pungkas Bima Arya.