Presiden Prabowo Subianto tidak meminta bank-bank Himbara untuk menahan suku bunga kredit di tengah kenaikan BI Rate.
Namun, Kepala Negara mewanti-wanti agar kebijakan penyesuaian bunga tidak menggerus penyaluran pembiayaan ke masyarakat, khususnya sektor UMKM.
>>> DJP Jakarta Selatan II Sita Dua Rekening PT AG Senilai Rp 33,49 Miliar
Hal ini disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, usai pertemuan antara Presiden dan direksi serta komisaris bank Himbara di Istana Negara pada Kamis (19/6/2026).
"Tidak ada. Tidak ada ya (arahan dari Presiden untuk Himbara menahan kenaikan bunga)," ujar Rosan Roeslani.
Pemerintah berharap penyaluran kredit ke dunia usaha tetap terjaga dengan meningkatkan efisiensi perbankan.
Menurut Rosan, langkah efisiensi dan peningkatan produktivitas diperlukan agar kenaikan suku bunga tidak menghambat pembiayaan, terutama bagi pelaku UMKM.
"Justru hal-hal itu yang mesti diperbaiki, yang mesti ditingkatkan efisiensinya sehingga walaupun ada kenaikan suku bunga, tetapi lendingnya ke masyarakat, kepada dunia usaha terutama UMKM, itu tetap bisa terjaga di level yang baik, di level yang sama," ucap Rosan.
Rosan menambahkan, dana pihak ketiga (DPK) perbankan nasional masih tumbuh dua digit dengan rasio kredit bermasalah (NPL) bank Himbara rendah di kisaran 0,9 persen hingga 1,8 persen.
>>> PAN Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Akhir Periode
Kondisi ini membuka ruang bagi perbankan untuk melakukan efisiensi guna menjaga biaya kredit masyarakat tetap stabil.
"Presiden memberikan pandangan bahwa perbankan ini bisa memainkan peran yang sangat penting sebagai darah dari perekonomian kita.
Tadi juga digambarkan berapa besar peran bank pemerintah dalam ikut mensukseskan program-program pemerintah, tetapi juga dengan tetap menjalankan asas kehati-hatian," tutur Rosan.
Pernyataan senada disampaikan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Riduan, yang menegaskan tidak ada arahan khusus untuk menahan bunga bank.
Pertemuan di Istana Negara lebih banyak membahas prospek ekonomi masa depan dari sudut pandang industri perbankan.
"Tidak apa mendapatkan arahan itu tadi ya. Kita pokoknya tetap akan mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Riduan.
>>> Marc Cucurella Resmi Pindah ke Real Madrid dari Chelsea
Selain Bank Mandiri, seluruh pimpinan bank Himbara lainnya seperti BNI, BRI, BTN, hingga BSI turut hadir dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto tersebut.