Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil langkah drastis dengan memecat pelatih kepala Sabri Lamouchi pada Senin (15/6/2026), hanya sehari setelah laga perdana Piala Dunia 2026.
Keputusan ini dipicu oleh kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada pertandingan pertama Grup C. Jurnalis Romain Molina mengonfirmasi bahwa hasil buruk tersebut menjadi alasan utama didepaknya Lamouchi.
>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026, Aksi Unik Pelatih Curi Perhatian
Sabri Lamouchi baru mendampingi tim dalam lima pertandingan resmi sebelum dipecat.
Mantan pelatih Cardiff City dan Nottingham Forest itu sebelumnya sudah mendapat tekanan akibat performa buruk menjelang turnamen serta isu keretakan di ruang ganti.
Dengan pemecatan ini, Lamouchi menjadi pelatih pertama yang diberhentikan dalam putaran final Piala Dunia 2026.
Kekecewaan Sabri Lamouchi
Sebelum resmi dipecat, Lamouchi mengungkapkan rasa frustrasinya secara terbuka. "Tidak ada hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini.
>>> Timnas Iran Alami Hambatan Logistik Beruntun di Piala Dunia 2026
Saya datang ke sini untuk membuat orang bermimpi, tetapi hari ini saya tidak membuat siapa pun bermimpi. Pertandingan ini adalah mimpi buruk," ujarnya.
Langkah ekstrem Tunisia dalam mendepak pelatih di tengah turnamen besar bukanlah hal baru.
Pada Piala Dunia 1998, Henryk Kasperczak hanya bertahan dua pertandingan setelah kalah dari Inggris dan Kolombia, dan digantikan Ali Selmi pada laga pamungkas.
>>> Johan Manzambi Ukir Rekor di Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Swiss
Hingga saat ini, otoritas sepak bola Tunisia belum mengumumkan pengganti Lamouchi. Tim dijadwalkan menghadapi Jepang dan Belanda pada laga berikutnya dengan target perbaikan performa kolektif.