Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan target tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
>>> Australia dan Skotlandia Raih Kemenangan di Piala Dunia 2026
"Kami menargetkan nanti setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat," ujarnya.
Untuk mengatasi keterbatasan lahan, Kementerian Hukum turut mendukung dengan menyerahkan sebagian aset tanah di wilayah Tangerang.
"Ini sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan mendapatkan tanah untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.
Program Intervensi Komprehensif
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai intervensi komprehensif yang tidak hanya fokus pada edukasi anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga.
>>> Prabowo Panggil Erick Thohir dan John Herdman ke Hambalang
"Presiden ingin memberikan fasilitas terbaik kepada mereka yang selama ini tercecer dan berasal dari keluarga miskin ekstrem," jelas Gus Ipul.
Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada 12 Januari 2026. Target operasional mencapai 183 sekolah hingga akhir tahun.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 93 Sekolah Rakyat telah siap menggunakan gedung permanen. Namun, 11 sekolah lainnya masih mengalami hambatan operasional.
Hingga awal Juni 2026, jumlah pendaftar mencapai 42.000 calon siswa, melebihi daya tampung nasional sebanyak 32.640 siswa.
>>> Sistem Penyiram Lapangan Mendadak Aktif Saat Timnas Prancis Latihan
"Penjangkauan seluruh Indonesia sudah melebihi target," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).