⌂ Beranda News Piala Dunia 2026: Laga Iran vs Selandia Baru Diwarnai Ketegangan Politik di Tribune

Piala Dunia 2026: Laga Iran vs Selandia Baru Diwarnai Ketegangan Politik di Tribune

Piala Dunia 2026: Laga Iran vs Selandia Baru Diwarnai Ketegangan Politik di Tribune
Suporter Iran dengan bendera Lion and Sun di stadion Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Piala Dunia seharusnya menjadi panggung persatuan.

Namun, bagi Timnas Iran, laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru justru memperlihatkan kenyataan yang jauh lebih rumit.

>>> Jawa Tengah Dinilai Berpeluang Besar Jadi Wilayah Paling Kompetitif untuk Investasi Baru

Pertandingan yang berlangsung di Inglewood, California, Selasa (16/06/2026) pagi WIB, mempertemukan Timnas Iran kontra Timnas Selandia Baru.

Namun di tribune stadion, lawan paling keras pasukan Amir Ghalenoei tersebut bukanlah Selandia Baru, melainkan sesama orang Iran.

Sejak lama, para petinggi sepak bola Iran menegaskan bahwa sepak bola bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Namun, suasana yang menyelimuti pertandingan ini justru menunjukkan sebaliknya.

Bendera Simbol Penolakan

Jauh sebelum kick-off dimulai, suasana di sekitar stadion sudah sarat nuansa politik. Ratusan bendera Iran berkibar di berbagai sudut.

Yang paling mencolok adalah bendera era sebelum Revolusi Iran 1979 yang menampilkan simbol Singa dan Matahari (Lion and Sun).

Bagi banyak warga keturunan Iran yang tinggal di Amerika Serikat, simbol tersebut menjadi bentuk penolakan terhadap pemerintahan di Teheran.

FIFA sebenarnya melarang penggunaan bendera tersebut di dalam stadion karena dianggap sebagai simbol politik.

Meski demikian, bendera itu tetap terlihat di tribune dan bahkan menghiasi berbagai kaus yang dikenakan suporter.

Ratusan demonstran juga berkumpul di luar stadion.

Mereka memprotes keputusan FIFA sekaligus menyuarakan ketidakpuasan terhadap Timnas Iran yang dianggap lebih mewakili Republik Islam Iran ketimbang rakyatnya sendiri.

"Tim para mullah bukan tim saya," teriak sekelompok demonstran. Kelompok lainnya menyerukan tuntutan perubahan rezim di Iran.

Tak lama kemudian, mereka menyanyikan lagu kebangsaan Iran sebelum revolusi. "Itu tentang kebebasan dan kebanggaan," ujar seorang pria muda saat diminta menjelaskan makna lagu tersebut.

Dukungan di Dalam Stadion

Jika suasana di luar stadion dipenuhi kritik terhadap pemerintah dan tim nasional, kondisi berbeda terlihat di dalam arena pertandingan.

Sorakan dukungan untuk para pemain Iran terdengar nyaring sepanjang laga.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru