Ketika tim yang dijuluki Team Melli tersebut mencetak gol dan akhirnya memaksa Selandia Baru bermain imbang 2-2 setelah dua kali tertinggal, ribuan pendukung bersorak merayakannya.
Sekilas, seluruh bendera Iran yang berkibar di tribune terlihat sama. Namun jika diperhatikan lebih dekat, terdapat perbedaan yang mencerminkan perpecahan yang ada.
Sebagian menggunakan bendera resmi Republik Islam Iran, sementara lainnya mengibarkan bendera Lion and Sun. Semua mengenakan warna kebanggaan Iran, namun makna yang mereka bawa berbeda.
Inilah gambaran yang dihadapi para pemain di atas lapangan: Iran melawan Iran.
"Situasinya rumit," kata Samaneh, warga keturunan Iran yang telah tinggal di Amerika Serikat selama satu dekade. "Saya datang untuk mendukung Iran, bukan pemerintahnya.
>>> Frans Putros Siap Bela Irak di Piala Dunia 2026
Saya merindukan negara saya."
Samaneh mengaku tak kuasa menahan air mata saat lagu kebangsaan Iran diputar sebelum pertandingan.
"Ayah saya ada di sini, tetapi ibu saya masih berada di Iran karena masalah administrasi dan pembatasan perjalanan yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
Saya terus mengkhawatirkannya. Saya juga takut untuk pulang berkunjung."
Kontradiksi itu terlihat jelas sepanjang pertandingan. Saat Selandia Baru unggul lebih dulu, sebagian penonton anti-pemerintah justru merayakannya sambil mengibarkan bendera Lion and Sun.
"Kami tidak menginginkan kesepakatan itu," ujar seorang demonstran bernama Nini, merujuk pada perjanjian terbaru antara Washington dan Teheran yang bertujuan mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
"Rakyat Iran pantas mendapatkan perubahan rezim. Banyak orang dibantai di jalanan Teheran."
Pendapat serupa disampaikan Farimah, yang mengenakan kaus bergambar simbol Lion and Sun. "Kita tidak bisa menormalisasi apa yang terjadi pada Januari hanya melalui sebuah pertandingan sepak bola."
"Tim ini tidak mewakili rakyat Iran," sambungnya.
Pandangan tersebut tidak diterima oleh para pemain Iran.
Sebelum pertandingan, penyerang andalan Iran, Mehdi Taremi, menegaskan tim nasional bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.