Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menegaskan bahwa partainya secara resmi memosisikan diri di luar pemerintahan sebagai penyeimbang jalannya kekuasaan.
Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (19/6/2026) sebagai respons terhadap desakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meminta sikap partai berlogo banteng tersebut tidak abu-abu.
>>> Meksiko vs Korea Selatan Perebutkan Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026
"Posisi PDI Perjuangan justru sangat jelas, kami berada di luar pemerintahan dan menjalankan fungsi penyeimbang.
Itu keputusan resmi partai, hasil mekanisme organisasi tertinggi, dan telah disampaikan secara terbuka kepada publik. Jadi, tidak ada yang abu-abu," kata Ganjar kepada wartawan.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menjelaskan bahwa fungsi penyeimbang tidak berarti menolak seluruh program pemerintah secara membabi buta.
PDIP tetap berkomitmen mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat, sembari memberikan kritik terhadap program yang dinilai kurang tepat.
"Seperti catatan kami soal MBG, KDMP, pendidikan, kesehatan, polugri, bencana, dan lain-lain. Checks and balances adalah fondasi demokrasi yang sehat," ujarnya.
Ganjar menyoroti dinamika politik nasional yang berkembang.
Menurutnya, konstelasi dan posisi politik sebuah partai saat ini tidak melulu ditentukan oleh hubungan rivalitas selama masa pemilu.
"Kita semua tahu, siapa yang tetap konsisten dalam barisan dan siapa yang kemudian masuk dan akhirnya berada di barisan penguasa alias bergabung dalam pemerintahan.
Itu adalah hak politik setiap partai dan kami menghormatinya," ungkapnya.
Ganjar mengingatkan agar setiap partai politik lebih fokus memaparkan dan mempertanggungjawabkan arah politik masing-masing kepada konstituen.
PDIP menyatakan tidak memerlukan penilaian atau validasi dari partai politik lain terkait langkah yang diambil.
"Karena itu, akan lebih bijak jika setiap partai fokus menjelaskan sikap politiknya sendiri, bukan mendefinisikan sikap partai lain.
>>> Inggris Kalahkan Kroasia 4-2, Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker
PDI Perjuangan tidak membutuhkan sertifikat kejelasan politik dari pihak mana pun," ujarnya.
Ganjar menggarisbawahi bahwa bagi PDIP, aspek paling krusial dalam berpolitik adalah konsistensi memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat luas.
