⌂ Beranda News Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp 32.000 per Gram pada 20 Juni 2026

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp 32.000 per Gram pada 20 Juni 2026

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp 32.000 per Gram pada 20 Juni 2026
Ilustrasi emas batangan Antam di Pegadaian
A A Ukuran Teks16px

Harga emas Antam yang dijual melalui Pegadaian kembali mencatat penurunan nilai yang cukup signifikan pada perdagangan Sabtu, 20 Juni 2026.

Nilai jual emas Antam untuk ukuran 1 gram kini berada di level Rp 2.780.000.

>>> Lalu Lintas Tanker Minyak di Selat Hormuz Meningkat Pasca Kesepakatan

Angka ini turun sebesar Rp 32.000 dibandingkan dengan perdagangan pada Jumat, 19 Juni 2026, yang mencapai Rp 2.812.000 per gram.

Koreksi harga ini juga berdampak pada harga pembelian kembali (buyback) emas Antam ukuran 1 gram yang merosot menjadi Rp 2.482.000, berkurang Rp 46.000 dari hari sebelumnya.

Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dipatok senilai Rp 1.443.000 dengan nilai buyback Rp 1.241.000.

Pecahan 2 gram diperdagangkan pada level Rp 5.498.000 dengan buyback Rp 4.964.000, sementara ukuran 3 gram dijual seharga Rp 8.221.000 dengan buyback Rp 7.447.000.

Emas Antam ukuran 5 gram tercatat berada pada nominal Rp 13.666.000 dengan harga buyback Rp 12.412.000.

Untuk ukuran 10 gram, harga jualnya Rp 27.274.000, dengan nilai pembelian kembali Rp 24.824.000.

Pemicu Pelemahan Emas Global

Penurunan harga emas di dalam negeri sejalan dengan pergerakan pasar global yang tertekan pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026, menyentuh level terendah sejak pertengahan Juni.

Harga emas dunia berada di posisi 4.151,74 dollar AS per ons, mengalami penyusutan 58,26 dollar AS atau 1,38 persen dalam satu hari.

>>> MDKA Terbitkan 2,44 Miliar Saham Baru Lewat Private Placement

Secara akumulatif dalam satu bulan, harga emas dunia terkoreksi 8,52 persen, namun masih mencatat pertumbuhan 23,23 persen dalam setahun terakhir.

Melemahnya harga emas dipicu oleh penguatan mata uang dollar AS dan meningkatnya proyeksi pasar terhadap potensi pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Federal Reserve memilih mempertahankan suku bunga acuan namun memberikan indikasi hawkish mengenai kebijakan masa depan.

Sembilan dari 19 pembuat kebijakan The Fed memproyeksikan minimal satu kali kenaikan suku bunga lanjutan hingga akhir tahun.

Pelaku pasar mengalkulasikan probabilitas sekitar 70 persen terkait kenaikan suku bunga bank sentral tersebut pada bulan September mendatang.

Tekanan tambahan bagi komoditas ini dipicu oleh revisi target harga dari Goldman Sachs, yang memangkas proyeksi akhir tahun menjadi 4.900 dollar AS per ons dari estimasi awal 5.400 dollar AS per ons.

Penurunan harga emas terjadi di tengah situasi geopolitik global yang masih diselimuti ketidakpastian, termasuk batalnya rencana dialog antara Amerika Serikat dan Iran.

>>> Garena Rilis Kode Redeem Free Fire MAX Terbaru 20 Juni 2026, Raih Hadiah Gratis

Selain emas, penurunan harga juga merembet ke sektor logam lainnya seperti perak yang turun 1,15 persen ke level 64,90 dollar AS per ons, serta tembaga yang terkoreksi 0,75 persen ke posisi 6,33 dollar AS per pon.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru