Harga Ethereum mengalami penurunan 0,83 persen dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data CoinMarketCap, nilai aset kripto ini berada di angka 1.706,19 dollar AS atau sekitar Rp 30,4 juta pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 10.44 WIB.
>>> 6 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi Tahun 2026 Versi National University
Meski melemah harian, Ethereum mencatat kenaikan 0,11 persen dalam satu jam terakhir. Secara mingguan, performanya masih positif dengan pertumbuhan 2,59 persen.
Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini mencapai 205 miliar dollar AS atau setara Rp 3.654 triliun.
Rata-rata pergerakan 24 jam menunjukkan kenaikan 0,74 persen, dengan grafik hijau mulai terlihat sejak pukul 05.00 WIB.
Kondisi ini membaik dibandingkan Jumat, 19 Juni 2026 pukul 19.50 WIB, saat harga sempat merosot ke titik terendah 1.679,2 dollar AS.
>>> Jepang Targetkan Investasi Strategis Rp37.700 Triliun hingga Tahun 2040
Ethereum kemudian berbalik arah dan mencapai puncak 1.715,67 dollar AS pada pukul 07.35 WIB pagi.
Saat ini, harga Ethereum masih bertahan di atas level psikologis 1.700 dollar AS. Sentimen positif berasal dari peningkatan sistem internal jaringan bernama hard fork Glamsterdam.
Pembaruan infrastruktur blockchain ini dirancang untuk memudahkan proses transaksi digital.
>>> IHSG Menguat di Tengah Net Sell Asing Rp3,19 Triliun
Para pelaku pasar dan investor global telah mengamati perkembangan jaringan Glamsterdam sejak tahun lalu, dengan fokus mempercepat pemrosesan data agar aktivitas jual beli aset lebih efisien.