⌂ Beranda News Emiten Domestik Raih Berkah Layanan OTT Piala Dunia 2026

Emiten Domestik Raih Berkah Layanan OTT Piala Dunia 2026

Emiten Domestik Raih Berkah Layanan OTT Piala Dunia 2026
Ilustrasi layanan streaming Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Gelaran Piala Dunia 2026 yang telah berlangsung selama sepekan melibatkan sejumlah emiten dalam negeri. Mereka turut serta dalam penayangan ajang sepak bola internasional ini.

TVRI selaku pemegang lisensi siaran menggandeng PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

>>> Lima Pabrikan MotoGP Sepakati Kontrak Komersial Baru 2027-2031

Kemitraan ini bertujuan menyediakan layanan Over The Top (OTT).

Melalui kerja sama tersebut, IRSX menghadirkan layanan streaming via aplikasi FolaPlay. Sementara itu, keterlibatan TLKM berjalan lewat platform MAXStream yang dikelola oleh anak usahanya, Telkomsel.

Ekosistem siaran ini diperluas oleh IRSX dengan menggandeng PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) untuk menyediakan jaringan broadband bernama IRA - Internet Rakyat.

IRSX juga mengintegrasikan sistemnya dengan GoPay milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Dampak Positif bagi Emiten Terlibat

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai momentum ini berpotensi memberikan dampak positif bagi emiten yang terlibat langsung dalam ekosistem siaran maupun layanan pendukung.

Menurut Nafan, IRSX menjadi salah satu emiten yang berpotensi memperoleh manfaat paling langsung karena bertindak sebagai mitra OTT resmi TVRI.

"Momentum ini menjadi revenue generator bagi IRSX karena pendapatannya berasal dari penjualan paket premium dan layanan digital yang monetisasi langsung kepada pengguna," jelasnya.

Nafan menambahkan bahwa kolaborasi dengan GoPay dan WIFI memperlihatkan strategi akuisisi pengguna yang terintegrasi secara infrastruktur, platform, hingga sistem pembayaran.

Di sisi lain, Equity Research Analyst Christian Sitorus berpendapat dampak gelaran Piala Dunia tidak signifikan terhadap pendapatan TLKM.

Meskipun demikian, ajang ini berdampak positif bagi engagement digital dan trafik data.

Berdasarkan kalkulasinya, kontribusi paket Bola Gembira MAXStream TV yang dihargai Rp 25.000 hingga Rp 85.000 relatif kecil bagi pendapatan konsolidasi TLKM 2025 yang mencapai Rp 146,7 triliun.

>>> Tabrakan Dua Kereta di London Utara Tewaskan Satu Orang

"Paket Bola Gembira bersifat non-recurring dan tidak auto-renew, sehingga peningkatan penggunaan kemungkinan besar hanya sementara dan event-driven," kata Christian.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru