Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan Partai NasDem.
Ia juga mengklaim bahwa belasan anggota DPR RI akan segera bergabung dengan partai barunya.
>>> Mahasiswa Desak DPR Atasi Kelangkaan BBM Subsidi dan Stabilitas Ekonomi
Pernyataan itu disampaikan Ahmad Ali dalam siniar What The Fact Politics CNN Indonesia pada Jumat (19/6/2026).
Ia menyebut masalah mahar politik dalam proses Pemilihan Presiden 2024 menjadi pemicu utama.
"Artinya begini, ketika mahar itu tidak terpenuhi kemudian saya diperlakukan menjadi tidak pantas, tidak wajar," ujar Ahmad Ali.
Ia menambahkan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang dimandatkan partai sebagai penanggung jawab Pilpres.
Mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem itu merasa posisinya di partai lama menjadi sulit setelah insiden tersebut.
Ia bahkan kesulitan mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah.
"Untuk mendapatkan rekomendasi sekalipun maju sebagai Pilgub, itu sulitnya minta ampun," ucap Ahmad Ali. Ia juga mengkritik konsistensi NasDem dalam memperjuangkan nilai-nilai restorasi yang selama ini disuarakan.
Kendati demikian, Ahmad Ali menegaskan hubungan personalnya dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tetap baik. "Hubungan personalnya tidak pernah ada masalah," katanya.
Klaim Kader Baru PSI
Dalam wawancara terpisah di kantor DPP PSI, Ahmad Ali mengklaim ada lebih dari sepuluh legislator Senayan dari berbagai fraksi yang tengah merampungkan proses perpindahan ke PSI.
>>> Jerman Waspadai Fisik Pantai Gading di Laga Krusial Grup E Piala Dunia 2026
"Pokoknya dari beberapa partai, mungkin 10 terlalu kecil itu, banyak lagi," ujarnya.
Ia membantah anggapan bahwa PSI menjanjikan imbalan finansial atau mahar politik untuk menarik minat para anggota DPR.
"Sekali lagi ini bukan berapa duit yang kamu bayarkan tapi berapa nyaman kamu perlakukan kader itu di tempat itu," ucap Ahmad Ali.
Langkah ini memperpanjang daftar mantan kader NasDem yang menyeberang ke PSI, setelah sebelumnya Rusdi Masse dan Bestari Barus juga mengambil langkah serupa.
"Ini bukan isu spekulasi, tapi proses nyata yang sedang kami rampungkan," tegas Ahmad Ali.
Para legislator yang akan bergabung diklaim memiliki keselarasan visi mengenai reformasi kelembagaan serta keberlanjutan tata kelola pemerintahan.
"Mereka bukan orang yang lari dari partai lama, tapi orang yang memilih untuk bergerak bersama yang lebih sejalan dengan semangat perubahan," jelas Ahmad Ali.
Ketua DPP PSI Raja Juli Antoni menyambut positif kabar perpindahan massal ini.
"Ini adalah bukti bahwa PSI bukan sekadar partai muda, tapi partai yang mampu menarik mereka yang percaya pada perubahan sistemik," katanya.
>>> Ayoub Bouaddi Masuk Tim Terbaik Fase Grup Piala Dunia 2026 Versi Opta
Manajemen internal PSI kini tengah menyiapkan skema penyambutan resmi yang akan diumumkan secara transparan kepada publik.
