Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto meninjau peternakan ayam di Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/6/2026).
Kunjungan ini dilakukan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, Dirjenpas Mashudi, dan Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.
>>> SBY dan AHY Nonton Bareng Film Children of Heaven Bersama 212 Anak Panti
Titiek Soeharto menyempatkan diri memanen sekitar delapan butir telur langsung dari kandang. "Menyenangkan panen telur di Nusakambangan," ujarnya.
Ia juga mengamati tanda khusus pada area kandang untuk memastikan kualitas telur. "Ini yang omega ya?"
tanyanya. Petugas lapas menjelaskan bahwa kandang dengan tanda oranye adalah untuk telur omega.
Titiek Soeharto mengapresiasi pengelolaan budidaya unggas petelur di lingkungan pemasyarakatan. "Selamat ya Pak Menteri," ucapnya kepada Agus Andrianto.
>>> Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Presiden Soeharto
Setelah meninjau peternakan ayam, rombongan melanjutkan ke area peternakan bebek di kawasan yang sama.
Data teknis mencatat populasi ayam petelur di Lapas Terbuka mencapai 4.277 ekor dengan produksi 2.800 butir per hari.
Sementara bebek petelur berjumlah 2.208 ekor dengan hasil 500 butir per hari.
Produksi telur dari Lapas Terbuka, Lapas Permisan, dan Lapas Nirbaya didistribusikan ke vendor bahan makanan lapas se-Nusakambangan, pasar lokal Cilacap, hingga Hotel Aston Cilacap.
>>> Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Delapan Orang Luka-Luka
Program optimalisasi ini memanfaatkan lahan tidur berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui pembangunan balai latihan kerja (BLK) keterampilan bagi narapidana.